Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nissan Berencana Pangkas Produksi Global Hingga Desember 30 Persen

Nissan Motor Co berencana memangkas sekitar 30 persen produksi kendaraannya secara global hingga Desember tahun ini menyusul penurunan permintaan yang diakibatkan pandemi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  11:40 WIB
Model Qashqai di pabrik Nissan di Rusia.  - NISSAN
Model Qashqai di pabrik Nissan di Rusia. - NISSAN

Bisnis.com, JAKARTA - Nissan Motor Co berencana memangkas sekitar 30 persen produksi kendaraannya secara global hingga Desember tahun ini menyusul penurunan permintaan yang diakibatkan pandemi Covid-19, Reuters melaporkan, Sabtu (18/7/2020).

Raksasa otomotif Jepang itu berencana memproduksi sekitar 2,6 juta kendaraan antara April dan Desember, turun 3,7 juta selama periode yang sama tahun lalu, kata seorang sumber yang berbicara dengan syarat anonim.

Nissan yang belum mengumumkan perkiraan penjualan untuk tahun keuangan ini, menolak mengomentari rencana produksinya.

Pembuat mobil global sedang berjuang setelah pabrik ditutup awal tahun ini untuk membendung penyebaran pandemi. Dealer mobil juga ditutup di banyak negara, memicu turunnya penjualan kendaraan pada Maret hingga Mei. Pada Juni, penurunan penjualan melambat karena ekonomi mulai dibuka kembali.

Dalam dua bulan pertama di tahun keuangan ini, pembuat SUV Rogue dan mobil listrik Leaf itu membuat sekitar 307 ribu kendaraan secara global, turun 62 persen dari tahun lalu, menurut angka produksi bulanan.

Nissan berencana meningkatkan produksi dari 510 ribu kendaraan pada kuartal pertama menjadi sekitar 930 ribu pada Juli-September, kata sumber itu. Output kuartal kedua akan sekitar 25 persen lebih rendah dari tahun lalu, menurut perhitungan Reuters.

Produksi diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 1,1 juta kendaraan pada Oktober-Desember, sekitar 8 persen lebih rendah pada tahun ini.

Pada Juli-September, output Nissan diprediksi akan terpukul turun sekitar 47 persen dari tahun lalu, setelah pembuat mobil mengatakan akan memangkas lebih banyak shift di pabrik perakitan Jepang.

Output domestik setidaknya akan kembali membaik perlahan hingga Desember.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nissan motor company Pabrik Mobil

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top