Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Avanza-Veloz, Sang Pemegang Tahta Juara Penjualan Domestik

Salah satu mobil yang paling fenomenal dalam panggung otomotif Tanah Air yaitu adalah Avanza-Veloz. Produk milik Toyota Astra Motor tersebut mengukir rekor lebih dari 10 tahun bertahan sebagai model terlaris di Nusantara.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 01 Mei 2020  |  12:06 WIB
Tampilan exterior bagian depan Toyota Avanza/Veloz.
Tampilan exterior bagian depan Toyota Avanza/Veloz.

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu mobil yang paling fenomenal dalam panggung otomotif Tanah Air yaitu adalah Avanza-Veloz. Produk milik Toyota Astra Motor tersebut mengukir rekor lebih dari 10 tahun bertahan sebagai model terlaris di Nusantara.

Selama itu pula, produk lain hadir sebagai rival mengisi ceruk pasar yang diisi Avanza-Velos. Namun, kehadiran model low MPV lain di pasar, sejauh ini tidak mampu menggeser dominasi Avanza-Veloz sebagai model terlaris.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Avanza-Veloz menjadi kendaraan dengan angka penjualan paling konsisten. Pada 11 tahun terakhir rerata penjualan Avanza-Veloz berada pada kisaran 138.000 unit per tahun dengan pangsa pasar di atas 30% dari total pasar LMPV.

Generasi terbaru Avanza-Veloz lahir pada awal 2019 lalu dengan sejumlah penambahan fitur untuk mengakomodir kebutuhan konsumen. Tampilan dibuat lebih sportif lengkap dengan beragam fitur, tetapi dengan harga yang masih terjangkau dibandingkan kompetitor.

Tampilan exterion bagian belakakang Toyota Avanza-Veloz.

TAM memasarkan model ini dengan dua pilihan mesin yakni 1.3L dan 1.5L dengan kisaran harga mulai dari Rp196,65 juta hingga Rp246,5 juta untuk varian paling tinggi (OTR DKI Jakarta diakses 23/4). Dua pilihan mesin itu membuat konsumen mendapatkan beragam pilihan karena varian yang lengkap.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) sebelumnya mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor kuat yang membuat Toyota Avanza begitu diminati oleh konsumen Indonesia. Selain sesuai dengan kebutuhan konsumen, Avanza-Veloz juga didukung luasnya jaringan purnajual.

"Memang sudah diketahui secata umum bahwa Avanza menjadi produk LMPV yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Minor change pada 2019 dan layanan purnajual juga menjadi faktor kuat," ujarnya.

Anton mengatakan secara umum mobil berkonfigurasi 7 penumpang menjadi kebutuhan konsumen Tanah Air, yang gemar berpergian bersama keluarga, teman dan kerabat. Luasnya jaringan aftersales, kualitas servis dan stok suku cadang dari Avanza menjadi keunggulan lain model yang pertama kali dirilis pada 2003 silam ini.

Untuk mengingatkan, Toyota Avanza pertama kali meluncur pada Desember 2003. Saat itu, mobil ini ditawarkan dalam dua varian, yakni 1.3 E dan 1.3 G dengan transmisi manual. Generasi pertama ini bertahan hingga 2011.

Tepat 9 November 2011, Avanza mengalami perubahan secara keseluruhan. Dimensi mobil menjadi lebih panjang disertai fitur kabin mobil yang mampu meredam panas sinar matahari. Kursi pada baris kedua juga dapat digeser selain reclining.

Perubahan terakhir terjadi pada Januari 2019. Bagian eksterior dan interior dipoles untuk menarik minat konsumen. Ubahan paling mencolok terdapat di lampu depan dengan lampu utama LED terbelah dua, serupa MPV premium Toyota Voxy dan Vellfire sehingga tampilan lebih sportif-elegan, sementara beragam fitur ditambahkan pada sisi interior untuk meningkatkan aspek kenyaman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif mobil Toyota Astra Motor
Editor : Media Digital
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top