Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BYD Kenalkan Baterai Blade Tipis Mobil Listrik, Lebih Bertenaga

Pabrikan mobil asal China, BYD meluncurkan baterai bertajuk blade untuk kendaraan roda empat listrik. Dikutip dari asiatimes.com, baterai jenis ini bisa meningkatkan kepadatan energi per unit volume hingga 50 persen.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  18:15 WIB
BYD.  - Reuters
BYD. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pabrikan mobil asal China, BYD meluncurkan baterai bertajuk blade untuk kendaraan roda empat listrik. Dikutip dari asiatimes.com, baterai jenis ini bisa meningkatkan kepadatan energi per unit volume hingga 50 persen.

BYD juga menyempurnakan tingkat keamanan dan bahkan, baterai ini dapat digunakan hingga 600 kilometer (km). Pihak BYD menyatakan bahwa baterai ini mulai diminati pabrikan mobil lantaran lebih aman dan hemat ruang.

“Hampir semua pembuat mobil yang pernah Anda dengar berbicara dengan kami dalam hal kerja sama teknis,” kata He Long, President of BYD’s battery business unit FinDreams, Senin (30/3/2020).

Dia mengatakan BYD sudah mulai memproduksi baterai blade di pabriknya di Chongqing, China.

Struktur dan bahan yang digunakan membuat baterai lithium iron phosphate jauh lebih aman daripada baterai lithium ternary biasa, yang mengungguli dalam jangkauan tetapi memiliki stabilitas termal yang buruk, kata laporan itu.

Chairman BYD Wang Chuanfu mengatakan baterai lithium besi fosfat adalah produk utama dalam tahap awal pengembangan sektor mobil listrik, tetapi karena pelanggan menginginkan mobil dengan rentang yang lebih panjang, banyak pembuat mobil secara bertahap menggantinya dengan produk lithium ternary.

"Tetapi penggunaannya yang meluas telah mengakibatkan meningkatnya kecelakaan kebakaran kendaraan listrik," kata Wang.

Ouyang Minggao, seorang profesor teknik mobil di Universitas Tsinghua, mengatakan pelanggan paling khawatir tentang keselamatan ketika mereka mempertimbangkan kendaraan listrik, terutama setelah sejumlah kecelakaan kebakaran terjadi tahun lalu.

Baterai blade telah melewati kondisi uji ekstrem, seperti dihancurkan, ditekuk, dipanaskan dalam tungku hingga 300 ° C dan diisi berlebihan hingga 260%. Baterai Ini juga berhasil melewati tes penetrasi kuku, yang dipandang sebagai cara paling ketat untuk menguji pelarian termal baterai.

Model pertama BYD yang menggunakan baterai blade baru adalah sedan bernama Han. Dijadwalkan untuk memasuki pasar pada Juni. Mobil akan memiliki jangkauan 600 km dengan sekali pengisian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Baterai Mobil Listrik BYD Auto Co. Ltd.
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top