Produsen Mobil Eropa Kompak Setop Produksi, Ini Daftarnya

Sejumlah produsen mobil asal Eropa ini memilih menghentikan produksinya guna menghentikan peluasan virus.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  14:39 WIB
Produsen Mobil Eropa Kompak Setop Produksi, Ini Daftarnya
Pengunjung mengamati mobil Lamborghini yang dipamerkan pada ajang "Lamborghini Jakarta Showcase" di Pacific Place, Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Penyebaran virus corona (COVID-19) secara global telah membuat produsen mobil mengambil langkah ekstrem dengan menutup pabrikannya guna menghentikan peluasan virus.

Dilansir dari Cnet, Rabu (18/3/2020), berikut adalah produsen mobil dan perusahaan yang memilih menghentikan produksinya di Eropa.

Groupe PSA

Produsen mobil untuk merek Peugeot, Citroen, DS, Opel, dan Vauxhall ini, mengambil keputusan untuk menutup pabrikannya di Eropa sesuai jadwal berjenjang. Pada 17 Maret 2020, PSA telah menutup pabrik di Prancis dan Spanyol. Delapan pabrik tambahan juga akan offline.

Sementata itu, tiga pabrik lainnya akan berhenti produksi pada 18 Maret 2020 dan dua pabrikan lainnya pada 19 Maret. Pabrik-pabrik itu tersebar di Prancis, Spanyol, Inggris, Polandia, Jerman, dan lokasi lainnya. Aktivitas produksi dijadwalkan kembali beroperasi pada 27 maret.

Volkswagen

Pada 17 Maret, Grup Volkswagen mengumumkan penangguhan produksi di berbagai negara di seluruh Eropa, di antaranya Slovakia, Portugal, dan Spanyol. Produsen mobil asal Jerman itu memperkirakan suspensi akan berlangsung selama dua minggu. Penangguhan juga memengaruhi pabrik komponen VW Group.

Renault

Renault S.A. produsen mobil Prancis yang didirikan pada 1899 ini  menyatakan penundaan produksi sampai pemberitahuan lebih lanjut di 12 situs miliknya di seluruh negeri. Sejauh ini, kebijakan tersebut menjadi salah satu tindakan paling agresif di Eropa.

Ford

Ford Motor Company, perusahaan Amerika Serikat, pada 15 Maret mengumumkan penangguhan pabriknya di Valencia, Spanyol, selama satu minggu. Shutdown dilakukan setelah seorang pekerja dinyatakan positif virus corona.

Pada 17 Maret, Ford mengambil langkah lebih jauh dengan mengumumkan bahwa semua operasi pabrikannya di Eropa akan ditutup sementara pada 19 Maret. Perusahaan memperkirakan penutupan bakal berlangsung beberapa minggu ke depan karena adanya gangguan rantai pasokan, sekaligus untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Toyota

Berdasarkan laporan Automotive News, pabrikan asal Jepan tersebut menghentikan produksi pabrikannya di Portugal pada 16 Maret. Penangguhan juga akan terjadi di Prancis pada 18 Maret dan berencana beroperasi kembali akhir bulan ini.

Selain itu, pabrik di Filipina juga dilaporkan bakal ditutup hingga tanggal yang tidak ditentukan pada bulan April. Langkah itu bertujuan menghentikan penyebaran COVID-19.

Fiat Chrysler Automobile (FCA)

FCA mengumumkan penangguhan empat pabriknya di Italia pada Minggu ini untuk sementara waktu. Pabrikan, yang didirikan di Italia pada akhir 2014 ini, memproduksi model Jeep Renegade, Compass, serta Fiat 500X dan Panda.

Ferrari

Produsen supercar dan mobil balap asal Italia tersebut mengumumkan pada 16 Maret bahwa kedua pabriknya di Maranello dan Modena, bakal ditangguhkan hingga 27 Maret.

Lamborghini

Perusahaan yang didirikan pada 1963 ini menyatakan pada pekan lalu akan mengentikan operasi pabriknya di Sant'Agata Bolognese, Italia. Sampai saat ini, produsen supercar tersebut berencana memulai kembali produksi pada 25 Maret.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif

Editor : Rio Sandy Pradana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top