Konsumsi Awal Tahun Membaik, Industri Otomotif Optimistis

Segmen kendaraan komersial yang mulai menggeliat pada awal 2020 bakal berefek pada pasar secara keseluruhan.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  16:25 WIB
Konsumsi Awal Tahun Membaik, Industri Otomotif Optimistis
All-New Suzuki Carry. - Suzuki

Bisnis.com, JAKARTA – PT Suzuki Indomobil Sales optimistis pasar otomotif bakal kembali pulih pada 2020 dengan didukung pertumbuhan konsumsi nasional yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen sepanjang 2019, melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 5,17 persen.

Kondisi itu antara lain disebabkan oleh pelambatan pertumbuhan konsumsi domestik. BPS mencatat tingkat konsumsi rumah tangga Indonesia hanya tumbuh 4,97 persen pada kuartal IV/2019, lebih rendah dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar 5,08 persen.

Pada periode yang sama, penjualan grosir (wholesale) untuk sepeda motor dan mobil penumpang masing-masing terkontraksi sebesar 5,6 persen dan 7,24 persen.

4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan optimisme itu hadir lantaran sepanjang Januari 2020 penjualan secara wholesale sudah mencapai angka 10.000.

“Kalau melihat tren Januari dan Februari ini harusnya dampaknya positif pada 2020,” ucap Donny kepada Bisnis, Jumat (7/2/2020).

Donny mengatakan pemulihan industri otomotif sendiri sudah mulai terjadi sejak semester II/2019 terutama di sektor kendaraan komersial. Pasalnya, kata dia, sektor industri kecil menengah (IKM) sebagai pengguna kendaraan komersial sudah mengalami pemulihan pada semester periode itu.

Hal ini, kata Donny, diharapkan dapat berlangsung terus sepanjang 2020. Dia memprediksi bahwa sektor IKM bakal menggeliat pada awal 2020.

Menurutnya, penjualan kendaraan komersial Suzuki mencapai angka 6.000 unit pada Januari 2020. Pertumbuhan di sektor komersial dinilai bakal berdampak pada konsumsi masyarakat secara umum.

“Biasanya ada jeda 6 sampai 8 bulan ke passanger car. Jika ekonomi di IKM menggeliat maka yang pertama kali terdampak di kendaraan komersial. Step kedua setelah komersial mulai stabil nanti akan masuk ke kendaraan penumpang,” katanya.

Donny memprediksi pasar otomotif dapat tumbuh di angka 5 persen tahun ini secara keseluruhan. Dia juga optimistis Suzuki dapat meraih 12 persen pangsa pasar pada 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
otomotif, suzuki

Editor : Oktaviano DB Hana
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top