Banjir Berpotensi Kurangi Stok Mobil Bekas Berkualitas

Bencana banjir di wilayah Jabodetabek membuat suplai di pasar mobil seken bertambah. Namun, stok mobil bekas berkualitas dikhawatirkan berkurang.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 03 Februari 2020  |  21:35 WIB
Banjir Berpotensi Kurangi Stok Mobil Bekas Berkualitas
Pengunjung melintas di samping deretan bursa mobil bekas di Jakarta, Minggu (4/2). Tren penjualan mobil bekas di 2018 diprediksi meningkat disebabkan naiknya ragam produksi mobil baru terutama segemen Low Cost Green Car (LCGC). - Bisnis.com/Felix Jody Kinarwan
Bisnis.com, JAKARTA - Bencana banjir di wilayah Jabodetabek membuat suplai di pasar mobil seken bertambah. Namun, stok mobil bekas berkualitas dikhawatirkan berkurang. 
 
Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan bahwa dampak banjir pada awal tahun mendorong pengguna mobil, yang mengalami kebanjiran, untuk menukar kendaraannya. 
 
"Namun, banyak pemilik mobil yang tidak terdampak banjir memilih untuk tidak menjual, sedangkan kebutuhan meningkat. Selain itu, harga juga tidak bisa naik, itu jadi kendala," ujarnya saat dihubungi dari Jakarta, Senin (3/2/2020). 
 
Di sisi lain, kondisi tersebut justru berdampak terhadap calon konsumen. Mereka akan lebih selektif memilih kendaraan guna menghindari pembelian mobil bekas banjir. 
 
"Banjir membuat stok mobil sehat dan rapi menjadi berkurang. Memang banyak yang ingin menjual mobil bekas kebanjiran, tetapi siapa yang mau beli," tuturnya. 
 
Menurutnya, banjir pada awal tahun ini seolah menandai keberlanjutan malaise industri otomotif nasional yang pada 2019 mengalami perlambatan. Dia memprediksi kondisi itu akan estafet hingga tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil bekas

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top