Kapitalisasi Pasar Tesla Meroket, Elon Musk Kantongi Pendapatan US$346 Juta

Selangkah lagi, CEO Tesla Inc. Elon Musk -- orang terkaya di dunia nomor 23 versi Forbes -- akan mengantongi pendapatan US$346 juta dalam bentuk warrant setelah pergerakan saham produsen mobil tersebut meningkat dua kali lipat dalam tiga bulan terakhir.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  13:25 WIB
Kapitalisasi Pasar Tesla Meroket, Elon Musk Kantongi Pendapatan US$346 Juta
Bos Tesla Elon Musk. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Selangkah lagi, CEO Tesla Inc. Elon Musk -- orang terkaya di dunia nomor 23 versi Forbes -- akan mengantongi pendapatan US$346 juta dalam bentuk warrant setelah pergerakan saham produsen mobil tersebut meningkat dua kali lipat dalam tiga bulan terakhir.

Dari data Reuters, saham Tesla meningkat 9 persen ke rekor level tertinggi pada Senin (14/1/2020).

Perusahaan membutuhkan kenaikan lanjutan hingga 6 persen untuk mencapai kapitalisasi nilai pasar hingga US$100 miliar. Level harga tersebut harus dijaga dalam periode sebulan hingga enam bulan agar Musk bisa mendapatkan 12 seri warrant yang dapat dipakai untuk membeli Tesla.

Musk telah mencapai target operasional perusahaan pada tahun ini, sehingga dia berhak untuk mendapatkan opsi warrant.

Di dalam perusahaan, Elon Musk tidak mendapatkan gaji atau bonus. Dia hanya menerima opsi warrant berdasarkan kapitalisasi pasar Tesla dan pencapaian pertumbuhan perusahaan.

Berdasarkan ketentuan paket 2018, kapitalisasi pasar perusahaan harus terus meningkat secara berkelanjutan sebesar US$50 miliar selama periode 10 tahun.

Dengan pertumbuhan tersebut, miliarder itu mendapatkan paket lengkap jika kapitalisasi pasar Tesla mencapai US$650 miliar dan pembuat mobil listrik mencapai beberapa target, termasuk pendapatan dan laba.

Berdasarkan data Institutional Shareholder Services, imbalan penuh untuk Musk akan melampaui pendapatan bos-bos perusahaan di AS jika kapitalisasi pasar tercapai. Institutional Shareholder Services adalah konsultan proxy yang merekomendasikan pemegang saham Tesla untuk menolak paket pembayaran yang diajukan Musk pada 2018.

Ian Keas, Senior Direktur Longnecker & Associates, menunturkan skema pembayaran Musk mendefinisikan bagaimana seharusnya pengajikan berdasarkan performa.

"Namun, apakah dia merupakan individu satu-satunya di perusahaan yang dapat menduduki kursi CEO dan menyampaikan nilai tersebut kepada investor? Ini pertanyaan senilai miliaran dolar," ujar Keas.

Selain Musk, CEO Walt Disney Robert Iger pernah mendapatkan warrant senilai US4149,6 juta setelah pembelian film dan aset televisi dari Twenty-First Century Fox pada 2018.

Musk telah mengubah Tesla dari produsen mobil biasa menjadi produsen mobil listrik dunia. Sejauh ini, Tesla tetap berada di depan pesaing yang lebih mapan, seperti BMW dan Volkswagen.

Pekan lalu, nilai pasar saham Tesla mencapai hampir US$89 miliar mampu melampaui jumlah General Motors dan Ford untuk pertama kalinya. Kenaikan ini didorong oleh pencapaian laba kuartal ketiga, kemajuan produksi pabrik baru di China dan pengiriman mobil yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal keempat tahun lalu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Tesla Motors, elon musk

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top