Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Sepeda Motor Diproyeksikan Tumbuh Moderat pada 2020

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya memproyeksikan pasar pada tahun ini akan mencapai kisaran 6,4 juta — 6,5 juta unit.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  08:54 WIB
Diler Sepeda Motor Honda. - wahanaartha.com
Diler Sepeda Motor Honda. - wahanaartha.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku industri kendaraan roda dua di Indonesia memproyeksikan penjualan di pasar domestik pada tahun depan tidak akan mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun ini.

Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya memproyeksikan pasar pada tahun ini akan mencapai kisaran 6,4 juta — 6,5 juta unit. Dari jumlah itu, dia menargetkan Honda dapat mencatatkan total penjualan di kisaran 4,7 juta—4,8 juta unit.

Sementara itu, pada tahun depan dia memproyeksikan kondisi pasar akan relatif stabil atau tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun ini. Proyeksi penjualan di pasar domestik dan target untuk Honda secara individu ditargetkan sama dengan tahun ini

“Untuk tahun depan, perkiraan kami pasar akan stabil di kisaran 6,3 juta—6,5 juta unit dan kami [Honda] stabil di kisaran 4,6—4,8 juta unit,” katanya kepada Bisnis, Selasa (3/12/2019).

Sementara itu, Kepala Departemen Penjualan dan Pemasaran 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya mengatakan bahwa pihaknya menargetkan penjualan Suzuki pada tahun ini dapat mencapai kisaran 73.000 unit. Jumlah ini diharapkan dapat meningkat pada tahun depan.

“Perkiraan tahun ini [penjualan] kami tutup di sekitar 73.000 unit, sedangkan estimasi untuk tahun depan kurang lebih sekitar 80.000 unit. Sementara ini, sampai dengan November penjualan kami mencapai sekitar 63.000 unit,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda motor
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top