Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PT Mobil Anak Bangsa Siap Penuhi TKDN Bus Listrik

Saat ini, TKDN bus listrik berbasis produksi di Demak ini telah mencapai 25%.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  18:51 WIB
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB).  - JIBI
Bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB). - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menegaskan siap mengikuti aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Saat ini, TKDN bus listrik berbasis produksi di Demak ini telah mencapai 25%.

GM Goverment Relation MAB Puryanto mengatakan, salah satu yang bisa dilokalisasi saat ini ialah bodi bus listrik sehingga TKDN telah berada di atas 25%. Beberapa komponen lain seperti baterai, motor listrik masih didatangkan dari Tiongkok dengan produsen yang berasal dari Amerika Serikat atau Eropa.

"Sekarang sih tentu sudah di atas 25% karena bodi telah lokal. Ada beberapa dari Jerman, motor dari produsen Amerika tapi basis industrinya di China," ujarnya belum lama ini.

Puryanto menjelaskan, salah satu alasan mengimpor dari China ialah adanya perjanjian dagang antara China dan Asean. Hal itu membuat harga menjadi lebih kompetitif dibandingkan didatangkan dari Amerika Serikat atau Eropa.

Dia menjelaskan, MAB telah menyelesaikan akuisisi perusahaan karoseri Nusantara untuk membantu memproduksi kendaraan listrik dengan nama Karoseri Anak Bangsa. Kapasitas produksi disebut sekitar 50 unit hingga 100 unit per bulan.

"Kami atur sekitar 50 hingga 100 tapi akan bertahap dengan melihat perkembangan pasar dan menunggu regulasi konkretnya seperti apa," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bus Listrik
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top