Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mobil Nasional Tak Mungkin Ditangani Satu Pabrikan

Selain memiliki tingkat komponen dalam negeri yang tinggi, harga mobil nasional pun harus terjangkau.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 19 Agustus 2019  |  18:27 WIB
ilustrasi. - Bisnis.com
ilustrasi. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Mobil nasional dinilai tidak mungkin hanya dipegang satu pabrikan. Pasalnya, selain memiliki tingkat komponen dalam negeri yang tinggi, harga mobil nasional pun harus terjangkau.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiskus Soerjopranoto mengatakan bahwa mobil nasional (mobnas) adalah salah satu strategi sebuah negara untuk membentengi diri dari serbuan mobil impor. Namun, untuk bisa sukses, masyarakat harus mampu membeli mobnas dan yakin bahwa mobil tersebut juga memiliki kualitas dibanding mobil lainnya.

"Tidak bisa misalnya mobil nasional itu yang buat adalah Toyota atau merek yang lainnya. Harus ada sinergi banyak pihak, termasuk banyak merek untuk sama-sama transfer teknologi. Jadi, produsen mobil Jepang, China, Eropa semuanya dilibatkan," ujarnya kepada pekan lalu.

Pria yang akrab disapa Soerjo ini mengatakan harga mobnas harus sesuai dengan daya beli masyrakat pada umumnya.

Belakangan ini, isu yang menyatakan Esemka bakal menjadi mobil nasional dibantah oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) selaku produsen. Direktur Utama PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Eddy Wirajaya mengatakan, SMK merupakan mobil murni produksi Indonesia dengan tenaga kerja dan komponen dari dalam negeri.

"Kami bukan mobil nasional, kami mobil produksi di Indonesia, pure produksi di Indonesia," ujarnya di sela-sela Pameran Industri Komponen Otomotif di Jakarta pekan lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Nasional
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top