Kemnaker Gandeng Nissan Tingkatkan SDM Otomotif

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menjalin kerja sama dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja di BLK (balai latihan kerja).
Kemnaker Gandeng Nissan Tingkatkan SDM Otomotif Aprianus Doni Tolok | 28 Mei 2019 19:16 WIB
Kemnaker Gandeng Nissan Tingkatkan SDM Otomotif
Kemnaker melalui Badan Besar Pelatihan Kerja (BBPLK) Bandung sepakat menjalin kerja sama dengan PT Nissan Motor Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja kejuruan otomotif. - Kemnaker

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menjalin kerja sama dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja di BLK (balai latihan kerja). Kali ini, Kemnaker melalui Badan Besar Pelatihan Kerja (BBPLK) Bandung sepakat menjalin kerja sama dengan PT Nissan Motor Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja kejuruan otomotif.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono menjelaskan, kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pelatihan kejuruan otomotif di BBPLK Bandung. Sebelumnya, BBPLK Bandung juga telah menjalin kerja sama dengan Mitsubishi Indonesia.

"Saya harapkan bukan hanya Nissan dan Mitsubishi, tapi semua industri otomotif bisa diajak kerja sama. Agar kedepannya pelatihan di BBPLK Bandung sesuai dengan kebutuhan seluruh industri," ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterima Bisnis, di Jakarta, Selasa (28/5).

Menurutnya, kerja sama antara BLK dengan industri sangat menguntungkan kedua belah pihak. Satu sisi, BBPLK Bandung dapat menyelenggarakan pelatihan sesuai kebutuhan industri. Selain itu, kerja sama ini dapat membantu lulusan BBPLK Bandung mudah terserap pasar kerja.

"Dengan begini kan lulusannya bisa langsung diterima industri mereka," imbuhnya.

Di sisi yang lain, PT Nissan Motor Indonesia dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan konsep industri otomotif mereka. Alasannya, jaringan distributor Nissan yang luas tentu membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak.

Sementara itu, Plt. Kepala BBPLK bandung, Tuti Haryanti menambahkan, program kerja sama pelatihan dengan PT Nissan Motor Indonesia ini akan dimulai tahun ini. "Untuk tahun ini dua kelas dulu. Untuk tahun berikutnya ditingkatkan lagi," terang Yanti.

Kerja sama ini mencakup penyusunan program pelatihan, audit kompetensi instruktur, OJT, sertifikasi kompetensi, pelatihan otomotif, hingga pertukaran informasi pasar kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PT Nissan Motor Indonesia

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top