Alliance Ventures Gandeng Plug and Play China

Alliance Ventures, dana modal ventura strategis yang berinvestasi dalam start-up teknologi untuk Groupe Renault, Nissan Motor Company dan Mitsubishi Motors, mengumumkan kemitraan dengan Plug and Play China untuk bekerja sama dalam inovasi terbuka dalam ekonomi terbesar kedua di dunia.
Fatkhul Maskur | 09 Mei 2019 14:40 WIB
Plug and Play China. - pnptc/media.s3.amazonaws.com

Bisnis.com, JAKARTA - Alliance Ventures, dana modal ventura strategis yang berinvestasi dalam start-up teknologi untuk Groupe Renault, Nissan Motor Company dan Mitsubishi Motors, mengumumkan kemitraan dengan Plug and Play China untuk bekerja sama dalam inovasi terbuka dalam ekonomi terbesar kedua di dunia.

"China memimpin inovasi dalam industri otomotif," kata Francois Dossa, Wakil Presiden Global Alliance, Ventures dan Open Innovation; Ketua Aliansi Ventures, Kamis (9/5/2019). “Dengan memanfaatkan keahlian Plug and Play China, kami dapat memperoleh akses ke perusahaan baru dan teknologi yang akan mengubah pengalaman mobilitas.”

Alliance Ventures dan Plug and Play menyetujui kemitraan 3 tahun di China yang akan menguntungkan kedua kelompok. Perjanjian terbaru ini mengikuti kemitraan yang sukses dengan Plug and Play baik di Jepang maupun di Silicon Valley.

Dengan akses ke jaringan Plug and Play China yang tiada banding, kemampuan Alliance Ventures untuk mengidentifikasi dan bekerja dengan perusahaan baru yang menjanjikan, melaksanakan proyek percontohan, dan memperoleh atau berinvestasi dalam peluang teknologi baru akan dikenakan biaya turbo.

Renault, Nissan dan Mitsubishi Motors akan mendapat manfaat melalui peluang bisnis baru di pasar otomotif terbesar di dunia dan akses ke teknologi mutakhir, generasi mendatang.

Sebagai mitra utama Plug and Play China, Alliance Ventures akan terhubung ke ekosistem inovasi global Plug and Play melalui program akselerasi dua kali setahun. Investasi terakhir oleh Alliance Ventures, PowerShare, sebuah platform pengisian kendaraan listrik yang berbasis di China, adalah bagian dari Program Akselerasi Mobilitas Plug and Play.

Sesi pertama Program Akselerasi berlangsung pada 26 dan 27 Maret di Shanghai (China) dan berfokus pada penggerak otonom, internet mobil, elektrifikasi, dan mobilitas baru. Lebih dari 85 start-up memenuhi syarat Plug and Play China dengan hampir 25 berpartisipasi dalam sesi pitch di tempat. Alliance Ventures mengakui 10 perusahaan baru untuk berpartisipasi dalam Program Akselerasi 3 bulan.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan aliansi otomotif nomor satu dunia dan membawa skala platform mereka kepada anggota kami. Alliance Ventures mengakui efisiensi platform inovasi mobilitas kami dan bersama-sama kami akan mencari peluang untuk mengubah pengalaman mobilitas bagi orang-orang di China dan di seluruh dunia,” simpul Peter Xu, Managing Partner dan Chief Executive Officer Plug and Play China.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Venture Capital

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top
Tutup