Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PM Inggris Kecewa Honda Tutup Pabrik

Perdana Menteri Inggris Theresa May menyampaikan rasa kecewa kepada Honda yang memutuskan penutupan pabriknya di negara tersebut.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  11:14 WIB
Perdana Menteri Inggris Theresa May. - REUTERS
Perdana Menteri Inggris Theresa May. - REUTERS

Bisnis.com, LONDON - Perdana Menteri Inggris Theresa May menyampaikan rasa kecewa kepada Honda yang memutuskan penutupan pabriknya di negara tersebut.

"Dia mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan Presiden Honda untuk menyatakan kekecewaannya pada keputusan yang merupakan bagian dari restrukturisasi global Honda ketika beralih ke kendaraan listrik," kata juru bicara May, Selasa (19/2/2019).

Honda memutuskan untuk menutup pabrik mobil satu-satunya di Inggris pada 2021, menyusul keputusan negara kerajaan itu keluar dari zona Uni Eropa atau Brexit.

Dikutip dari Reuters, Selasa (19/2/2019), keputusan itu akan memutus nasib hingga 3.500 pekerjaan. Kejadian ini merupakan kaburnya investasi Jepang yang cukup besar, diumumkan sebulan sebelum Inggris akan meninggalkan Uni Eropa.

Namun, pembuat mobil, yang membangun lebih dari sepersepuluh dari 1,5 juta mobil buatan Inggris, mengatakan langkah itu tidak terkait dengan Brexit. Honda beralasan perlu memfokuskan kegiatan di pasar yang diharapkan bisaa menjanjikan penjualan lebih besar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pm inggris PT Honda Prospect Motor

Sumber : Reuters

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top