Mercedez-Benz GLA200 Urban Line Incar Kaum Hawa

Peluncuran GLA200 Urban Line di segmen sport utility vehicle sebagai varian baru di samping GLA200 AMG menjadi salah satu upayanya.
Aprianus Doni Tolok | 07 Februari 2019 19:17 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mercedez-Benz Distribution Indonesia (MBDI) optimis dengan diversifikasi produk yang lengkap menjadi keunggulan yang akan menarik minat konsumen yang luas, termasuk kaum hawa dan para milenial. Peluncuran GLA200 Urban Line di segmen sport utility vehicle sebagai varian baru di samping GLA200 AMG menjadi salah satu upayanya.

GLA200 Urban Line yang memiliki desain urban line dianggap cocok bagi konsumen perempuan. Deputy Director Sales Operation and Network Development MBDI Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa keberadaan seri ini membuat line up Mercedez-Benz di segmen SUV semakin lengkap dan memberikan konsumen pilihan yang lebih banyak.

“Di samping desain SUV kami yang kebanyakan sangat sportif, kami menghadirkan GL200 Urban yang desainnya urban dan elegan. Tujuannya adalah untuk memperluas segmen [pasar] kami. Dengan desain urban yang elegan, konsumen perempuan pun bisa tertarik,” ujarnya dalam acara Mercedez-Benz Weekend Test Drive 2019 di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, seri GLA termasuk segmen SUV Mercede-Benz yang paling diminati. Terbukti dari kontribusi penjualannya di segmen tersebut sekitar 20% atau berada di posisi ke-2 setelah seri GLC. Sedangkan segmen SUV sendiri berkontribusi hingga 35% dari 3.859 unit atau total penjualan MBDI di sepanjang 2018.

Department Manager Product & Pricing MBDI Radite Erlangga menambahkan bahwa GLA200 Urban Line memiliki beberapa perbedaan bila dibandingkan dengan GLA200 AMG. Pertama dari sisi harga, GLA200 AMG dibanderol dengan harga Rp765 juta off the road sedangkan GLA200 Urban Line dibanderol Rp699 juta.

Kedua, desain velg GLA200 AMG adalah palang lima dengan desain sportif atau AMG Style. Sedangkan velg GLA200 Urban Line juga berbentuk palang lima tetapi dengan desain yang lebih elegan. Ketiga, GLA200 Urban Line memiliki 12 warna ambience light, sedangkan GLA200 AMG hanya satu warna.

“GLA200 AMG dengan desain sporty memang lebih tinggi harganya dibanding dengan GLA200 Urban Line. Ada penyesuaian fitur di GLA200 Urban Line, salah satunya adalah ketiadaan panoramic roof,” imbuhnya.

Upaya lain untuk mengakomodir kebutuhan kaum hawa, MBDI juga telah meluncurkan She’s Mercedez Cafe pertama di dunia yakni di kantor pusat MBDI di Gedung Cibis Nine, Jakarta. Kafe atau kedai kopi ini menyediakan sejumlah fasilitas seperti arena lounge yang luas, pameran permanen berbagai kendaraan Mercedez-Benz, dan toko koleksi Mercedez-Benz.

Kariyanto menilai keberadaan kafe ini adalah wujud layanan prima MBDI dan sangat menarik bagi konsumen perempuan. “Salah satu fasilitas yang kami sediakan di sana adalah lounge yang luas dapat digunakan untuk arisan para konsumen perempuan Mercedez-Benz misalnya,” ujarnya.

Sedangkan untuk mengakomodasi kebutuhan generasi milenial, MDBI juga tidak ragu meluncurkan produk dengan varian warna yang lebih cerah atau playfull. Salah satunya adalah varian merah yang disematkan dalam salah satu produk terbaru mereka yakni E350 EQ Boost.

Alih-alih menciptakan pasar baru, MBDI yang memiliki citra produk berwarna hitam, putih, dan silver ini mendapatkan respon yang cukup baik dari masyarakat. Kariyanto mencontohkan, seri GLA hijau yang awalnya diragukan pasarnya, kini menjadi buruan.

“Di segmen premium kini lebih berani [pilihan warnanya]. Contohnya E Class merah yang sudah ludes terjual,” ujarnya. Kendati menyajikan pilihan warna yang lebih beragam, produk berwarna hitam, putih, dan abu-abu masih menjadi pilihan utama konsumen pada umumnya.

Tag : Mercedes Benz
Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top