Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden Trump Akan Sampaikan Konsekuensi Penutupan Pabrik GM

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow pada Selasa (27/11/2018) menyampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan mengumumkan konsekuensi khusus untuk General Motors Co yang berencana menutup beberapa pabrik di Amerika Utara dan memangkas ribuan pekerjaan.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 28 November 2018  |  05:00 WIB
Presiden AS Donald Trump. - Reuters
Presiden AS Donald Trump. - Reuters

Bisnis.com, WASHINGTON - Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow pada Selasa (27/11/2018) menyampaikan bahwa Presiden Donald Trump akan mengumumkan konsekuensi khusus untuk General Motors Co yang berencana menutup beberapa pabrik di Amerika Utara dan memangkas ribuan pekerjaan.

“Saya akan sampaikan itu kepadanya,” kata Kudlow ketika ditanya apakah Trump memiliki pemikiran konsekwensi yang harus ditanggung pembuat mobil terbesar AS itu. "Anda dapat menemukan pengumuman tambahan tentang topik itu."

Kudlow, Direktur Dewan Ekonomi Nasional, mengatakan bahwa sementara Gedung Putih kecewa dengan rencana GM yang mana perusahaan tidak mempertimbangkan bahwa shutdowns akan mempengaruhi ekonomi secara keseluruhan.

GM telah berencana melakukan restrukturisasi terbesar sejak kebangkrutan untuk produsen mobil AS No. 1 tersebut 1 dekade lalu, dan menandai titik balik bagi industri otomotif Amerika Utara.

Pembuat mobil AS telah menikmati hampir 1 dekade kemakmuran sejak krisis keuangan 2008-2009 dan dana talangan pemerintah GM bersama dengan mantan Chrysler Corp.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Restrukturisasi General Motors

Sumber : Reuters

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top