GIIAS Surabaya 2018 Hadir Sampai 23 September, Tunda Dulu Beli Mobil Bekas

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya Roadshow tahun ini diyakini berpotensi mendatangkan 50.000 pengunjung dan menjual sekitar 1.200 unit.
Peni Widarti | 15 September 2018 07:20 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya Roadshow tahun ini diyakini berpotensi mendatangkan 50.000 pengunjung dan menjual sekitar 1.200 unit.

Presiden Direktur GIIAS Roadshow 2018, Yusuf Karim Ungsi mengatakan potensi tersebut bukanlah sebuah target penyelenggara tetapi dengan adanya gelaran ini diharapkan bisa mempertemukan antara penjual dengan pembeli.

"Yang pasti gelaran kali ini berbeda dengan tahum sebelumnya, mulai konsep acara sampai jumlah yang terlibat," katanya saat jumpa pers, Jumat (14/9/2018).

Dia mengatakan pameran tahun ini akan berlangsung cukup lama sampai 9 hari, berbeda dengan sebelumnya yang hanya 5 hari. Tahun ini akan berlangsung di Grand City selama 15 - 23 September 2018.

"Nanti akan ada 11 passanger cars brand, 4 merek big bike yang mulai terlibat dan 60 industri pendukung otomotif," katanya.

Yusuf memaparkan, pada 2015 luas gelaran GIIAS Surabaya 8.000 m2 dengan lebih dari 30.000 pengunjung dan penjualan 1.100 unit mobil. 

Pada 2016, gelaran mengalami peningkatan dengan luas 8.000 m2, ada 34.000 pengunjung dan hadir dan terdapat penjualan sebanyak 1.300 unit selama 6 hari.

Pada 2017, selama 5 hari di luas area pameran yang sama 8.000 m2 terdapat 30.000 pengunjung dan terjadi penjualan mobil 1.700 unit.

"Memang potensi penjualan tahun ini tidak sebesar yang terjadi tahun lalu, ini karena kami melihat potensi terkecilnya yang telah dihitung, tapi kami berharap tahun ini bisa lebih bagus lagi," ujarnya.

Adapun dalam area pameran tersebut, nantinya akan terdapat sejumlah zona di antaranya zona teknologi dan inovasi, zona safety driving, zona komponen lokal binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian, zona Karoseri, dan zona kreatifitas.

Tag : GIIAS 2018
Editor : Sutarno
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top