Mobil Swakemudi Uber Memakan Korban, Toyota Tunda Program Uji Coba

Toyota Motor Corp. akan menunda uji coba kendaraan swakemudinya pasca kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki di AS.
Annisa Margrit | 21 Maret 2018 09:14 WIB
Mobil Volvo swakemudi yang dibeli oleh Uber bergerak di persimpangan jalan di Scottsdale, AS. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Toyota Motor Corp. akan menunda uji coba kendaraan swakemudinya pasca kecelakaan yang menewaskan seorang pejalan kaki di AS.

Reuters melansir Rabu (21/3/2018), pabrikan otomotif dan perusahaan teknologi tengah melakukan kajian ulang mengenai kelanjutan uji coba program swakemudi. Hal ini terkait dengan tewasnya seorang pejalan kaki setelah ditabrak oleh mobil swakemudi Uber di Tempe, Arizona, AS.

Kecelakaan itu memunculkan kembali pertanyaan mengenai keamanan kendaraan swakemudi. Pada Senin (19/3), setelah kecelakaan tersebut terjadi, Uber langsung menyampaikan akan menghentikan uji cobanya untuk sementara.

Toyota, yang berbasis di Jepang, menyusul dengan menyatakan akan menunda uji cobanya di jalan raya AS demi melindungi para pengemudi dalam percobaan itu. Kendaraan swakemudi yang diujicobakan selalu diawasi oleh tim pengemudi khusus.

"Penundaa ini dilakukan agar para pengemudi dapat menyiapkan diri lebih baik dan memahami risiko pekerjaan mereka," papar Toyota dalam pernyataan resminya.

Arizona adalah negara bagian dengan regulasi kendaraan swakemudi yang relatif longgar dibandingkan negara bagian lainnya di AS. Oleh karena itu, Arizona menjadi tujuan utama para pabrikan otomotif dan perusahaan teknologi.

Korban tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin (19/3) adalah Elaine Herzberg. Perempuan tunawisma berusia 49 tahun itu ditabrak ketika berjalan di luar jalur penyeberangan bersama sepedanya.

Mobil Uber yang menabraknya, sebuah SUV Volvo XC90, berkecepatan 65 kilometer per jam. Pihak kepolisian mengaku tidak mengetahui seberapa dekat posisi Herzberg dengan mobil itu ketika dia masuk ke jalan raya.

"Dia seperti bibi bagi semua orang," ungkap Benjamin Jeffrey, teman Herzberg.

Menurutnya, Herzberg dikenal luas oleh para tunawisma di wilayah itu karena selalu membantu orang-orang yang membutuhkan.

"Dia selalu membantu siapapun sebisanya. Dia membuat orang-orang di sini ingin memiliki harapan," ujar Kriss Kidd, teman Herzberg.

Dia diketahui tengah menyiapkan diri untuk kembali memiliki rumah dan tidak lagi hidup di jalanan. Herzberg, dibantu sebuah organisasi nirlaba lokal, sedang mencari apartemen. 

Sumber : Reuters

Tag : toyota, Swakemudi
Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top