Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Suzuki Audit Layanan 195 Main Dealer se-Indonesia

Suzuki Indomobil Sales mengaudit 195 main dealer di seluruh Indonesia yang ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 18 Agustus 2017  |  21:08 WIB
Suzuki Audit Layanan 195 Main Dealer se-Indonesia
Jajaran manajemen PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di antaranya Head of Service Ricky Patrayudha (kedua kanan) dan 4W Area Service PT SIS Purnomo (paling kanan) seusai jumpa pers pada Jumat (18/8 - 2017).
Bagikan

Bisnis.com, TANGSEL - Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan berkualitas dan prima, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengaudit 195 main dealer 3S (sales, service dan sparepart)/2S (sales dan service) di seluruh Indonesia yang ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.

Jika dari hasil audit layanan ditemukan ada pelanggaran atau tidak terpenuhinya standar pelayanan minimal (SPM) terhadap pelanggan, bengkel tersebut diberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian dan perbaikan sesuai dengan standar dan prosedur yang ditetapkan oleh Suzuki.

Apabila setelah mendapat kesempatan melakukan pembenahan dan perbaikan, ternyata tidak juga memenuhi standar, kata Head of Service PT SIS Ricky Patrayudha, status bengkel tersebut akan diturunkan peringkatnya (downgrade).

“Dari hasil audit ini, kami juga akan menyusun standar pelayanan terbaru yang akan dipakai oleh bengkel Suzuki di seluruh Indonesia," ujarnya pada sesi diskusi dengan media di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Jumat (18/8/2017).

Dia menjelaskan proses audit dimulai dari proses awal tenaga sales mendapatkan pesanan hingga pada pesanan sampai ke tangan konsumen dan layanan setelahnya. "Kami ingin memastikan agar pelanggan mendapatkan layanan yang memuaskan dan sesuai kebutuhan mereka.”

Saat ini ada sekitar 850.000-an pelanggan mobil Suzuki yang terdata dalam 8 tahun terakhir. SIS bertekad pembaruan standar pelayanannya dapat menjaga loyalitas pengguna mobil Suzuki, bahkan bisa menggaet pelanggan baru.

"Ujung dari audit adalah menyempurnakan program loyalitas pelanggan yang sudah berjalan selama ini,” tutur Ricky.

Dia menambahkan pada tahun ini SIS membuka diri menjalin kerja sama dengan pemilik bengkel umum untuk menjadi anggota jaringan Bengkel Mitra Suzuki melalui pendampingan oleh main dealer Suzuki.

Peluang kerja sama itu, ungkap Ricky, memungkinkan bengkel umum untuk memiliki kecakapan lebih dalam menangani berbagai produk Suzuki, sebagai hasil dari rangkaian pelatihan yang disiapkan bagi setiap Bengkel Mitra Suzuki.

4W Area Service PT SIS Purnomo mengungkapkan saat ini terdapat total 328 Bengkel Mitra Suzuki meliputi roda empat (4W) dan roda dua (2W) yang tersebar di Indonesia.

Untuk Bengkel Mitra Suzuki 2W terdapat di 122 lokasi dengan sebaran meliputi Sumatra dengan 43 bengkel, Sulawesi 13 bengkel, 41 bengkel di Jawa, 11 bengkel di Bali/NTB/NTT, 12 bengkel di Kalimantan, serta dua bengkel untuk Indonesia bagian timur lainnya.

Adapun Bengkel Mitra Suzuki 2W sebanyak 206 lokasi Bengkel Mitra Suzuki telah berjalan pada tahun ini dengan sebaran di Sumatra 43 bengkel, Jawa 156 bengkel, dan Bali/NTB/NTT tujuh bengkel.

"Bengkel Mitra menjadi opsi untuk membangun kerja sama antara pengusaha lokal dengan main dealer untuk pengembangan potensi pasar otomotif,” kata Purnomo.

Melalui keberadaan Bengkel Mitra Suzuki, konsumen akan mendapatkan pelayanan untuk servis, perawatan berkala yang meliputi penggantian busi, oli mesin, oli transmisi, rem, serta pembersihan injektor/karburator.

Selain itu, juga dapat menemukan Suzuki Genuine Parts dan Suzuki Genuine Oil untuk kebutuhan suku cadang kendaraan Suzuki yang orisinil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt suzuki indomobil sales
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top