Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

VW Berambisi Perbesar Penguasaan Pasar Truk

Divisi truk Volkswagen (VW) menargetkan peningkatan pendapatan tahun ini setelah menjalin kerja sama dengan MAN dan Scania. Perusahaan menargetkan peningkatan pasar di luar negeri
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 21 Maret 2017  |  12:31 WIB
VW Berambisi Perbesar Penguasaan Pasar Truk
Divisi truk VW menargetkan peningkatan pendapatan tahun ini setelah menjalin kerja sama dengan MAN dan Scania. Perusahaan menargetkan peningkatan pasar di luar negeri. - .telegraph.co.uk
Bagikan

Bisnis.com, MUNICH - Divisi truk Volkswagen (VW) menargetkan peningkatan pendapatan tahun ini setelah menjalin kerja sama dengan MAN dan Scania. Perusahaan menargetkan peningkatan pasar di luar negeri.

Dikutip dari Reuters, VW yang meluncurkan divisi khusus truk untuk menyaingi Daimler dan Volvo menargetkan penurunan jarak marjin dari 9% menjadi 6,1%.

"Kami tidak ingin menjadi juara dalam hal volume, kami hanya ingin menjadi perusahaan yang paling untung," kata kepala eksekutif Andreas Renschler.

Dia menambahkan, peningkatan akan diprioritaskan di kawasan Eropa Barat, Rusia, dan China.

Namun perusahaan tersebut tidak dapat berharap banyak pada pasar terbesar mereka, yakni Brasil. Sebab dalam beberapa tahun terakhir pasar kendaraan komersial di negara tersebut terus merosot. VW sendiri menguasai 37% pasar truk Brasil.

Tahun lalu, VW membei saham perusahaan truk asal Amerika Serikat Navistar International Corp. Pembeian ini dilakukan untuk memperluas cakupan pasar di kawasan Amerika Utara dan China.

"Kami sedang diskusi untuk kesempatan yang berbeda. Semua kesempatan terbuka, termasuk peningkatan saham di MAN China Sinotruk," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vw
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top