Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEO Nissan-Renault Minta Pemerintah Prancis Lepas Saham

Renault dan Nissan yang telah menjalin aliansi selama ini menyatakan kesiapannya untuk menjalin hubungan bisnis lebih dekat, dengan syarat Pemerintah Prancis menjual saham yang dimilikinya di Renault.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 12 Februari 2017  |  10:29 WIB
Renault Kwid. - Renault
Renault Kwid. - Renault

Bisnis.com, PARIS - Renault dan Nissan yang telah menjalin aliansi selama ini menyatakan kesiapannya untuk menjalin hubungan bisnis lebih dekat, dengan syarat Pemerintah Prancis menjual saham yang dimilikinya di Renault.

Komentar yang diungkapkan oleh CEO Carlos Ghosn itu merupakan puncak dari perebutan kekuasaan yang panas sejak April 2015 lalu ketika Pemerintah Prancis meningkatkan sahamnya di Renault dari 15% menjadi 20%.

"Nissan mengatakan sangat jelas tidk akan menerima langkah apapun terjadap struktur modal selama Pemerintah Prancis tetap memegang saham," kata Ghosn, ketua aliansi Nissan-Renault seperti dikutip dari Reuters, Minggu (12/2/2017).

Dia menambahkan, selama Pemerintah Prancis masih menjadi pemegang saham Renault, maka aktivitas aliansi tidak akan mengalami perkembangan secara signifikan.

Aliansi ini telah dijalins elama 18 tahun, dan terikat oleh kepemilikan saham silang antara Nissan dan Renault. "Kalau Prancis memutuskan melepas saham semuanya akan terbuka," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nissan renault

Sumber : Reuters

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top