Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ford & Toyota Dirikan Organisasi Nirlaba SmartDeviceLink Consortium

Ford Motor Co. dan Toyota Motor Co., mendirikan organisasi nirlaba bernama SmartDeviceLink Consortium untuk mengelola sebuah platform perangkat lunak.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 06 Januari 2017  |  15:12 WIB
Ford. - .uk.reuters.com
Ford. - .uk.reuters.com

Bisnis.com, JAKARTA - Ford Motor Co. dan Toyota Motor Co., mendirikan organisasi nirlaba bernama SmartDeviceLink Consortium untuk mengelola sebuah platform perangkat lunak.

Platform itu akan memberi lebih banyak pilihan bagi para pelanggan terkait bagaimana tersambung dan mengatur aplikasi ponsel pintar saat berkendara.

Sebagaimana dikutip dari laman toyota motor, Jumat (6/1/2017), teknologi SmartDeviceLink didasarkan pada pengembangan perangkat lunak Ford,  AppLink™ yang telah diluncurkan pada 2013 silam. AppLink telah terpasang pada lebih dari 5 juta kendaraan milik Ford di seluruh dunia.

Organisasi SmartDeviceLink pada dasarnya untuk menyediakan akses mudah ke sejumlah aplikasi ponsel pintar menggunakan sistem perintah suara dan tersambung dengan layar di kendaraan, serta memberi kemudahan bagi para pelanggan dengan mengintegrasikan satu solusi saling terkait untuk penggunaan oleh para produsen otomotif yang tergabung di dalamnya.

"Inovasi yang terus berkembang merupakan alasan utama bagi Ford untuk mendirikan SmartDeviceLink dan organisasi ini merupakan langkah besar untuk mencapai tujuan tersebut," kata Doug VanDagens, Global Director untuk Ford Connected Vehicle and Services sekaligus salah satu dewan direksi dalam konsorsium tersebut.

"Para konsumen akan merasakan pengalaman aplikasi yang inovatif dan terbaru dari kolaborasi ini dan menggandeng para pengembang," tambahnya.

Sejumlah manufaktur otomotif besar tercatat menjadi anggota pertama yang tergabung dalam organisasi tersebut seperti Mazda Motor Corporation, PSA Group, Fuji Heavy Industries Ltd. (FHI) dan Suzuki Motor Corporation.

Sementara itu, Elektrobit, Luxoft, dan Xevo juga tercatat menjadi supplier pertama yang turut bergabung serta Harman, Panasonic, Pioneer dan QNX yang telah menandatangani Letters of Intent guna menyatakan keikutsertaan mereka dalam organisasi tersebut.

Presiden Toyota Shigeki Tomoyama mengatakan, konektivitas antara ponsel pintar dan sistem tatap muka di dalam kendaraan merupakan salah satu  hal paling penting dalam penyediaan jasa konektivitas kendaraan."

"Kami senang berkolaborasi dengan banyak manufaktur otomotif dan para pemasok yang telah membagikan ide kami ini," katanya.

Nantinya, para konsumen juga akan mendapat keuntungan, karena para pengembang dan produsen otomotif yang terlibat di dalamnya akan memasukkan setiap ada pengembangan yang dilakukan guna meningkatkan kualitas dan keamanan perangkat lunak tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota motor corp ford motor company
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top