Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitsubishi Belum Lirik LCGC

Mitsubishi Motors Corp belum berencana untuk mengikuti program low cost green car (LCGC) pascamenjalin aliansi dengan Nissan Motor Co beberapa waktu lalu.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  18:21 WIB
Ilustrasi - dealermitsubishi.com
Ilustrasi - dealermitsubishi.com

Bisnis.com, KUDUS - Mitsubishi Motors Corp belum berencana untuk mengikuti program low cost green car (LCGC) pascamenjalin aliansi dengan Nissan Motor Co beberapa waktu lalu.

Padahal, LCGC atau mobil murah menjadi salah satu segmen penguasa pasar kendaraan bermotor di dalam negeri selain low multipurpose vehicle (LMPV).

"Untuk saat ini kami belum berencana untuk masuk ke program LCGC," kata Hisashi Ishimaki, Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors saat pembukaan diler Mitsubishi di Kudus, Kamis (27/10/2016).

Pasar mobil murah memang menggiurkan. Terbukti, beberapa waktu lalu aliansi Nissan-Renault meluncurkan Kwid, mobil dengan harga Rp117 juta.

Meskipun bukan termasuk mobil LCGC, namun harga yang dipatok Renault cukup kompetitif dan dianggap menjadi ancaman bagi kendaraan murah ramah lingkungan.

Namun menurut Ishimaki, di masa mendatang segala kemungkinan masih terbuka. "Tapi tidak ada yang tahu ke depan akan seperti apa. Yang pasti saat ini kami belum akan masuk ke LCGC," ujarnya.

Seperti diketahui, Nissan kini menjad pemegang saham terbesar dari Mitsubishi setelah memiliki 34% dari total saham produsen mobil asal Jepang tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitsubishi LCGC
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top