Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oktober 2016, Total Penjualan Mobil di AS Diprediksi Merosot

WardsAuto, sebuah lembaga publikasi industri otomotif memperkirakan bahwa penjualan mobil di Amerika Serikat pada Oktober 2016 akan lebih rendah sekitar 6,2% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  12:27 WIB
Bendera Amerika Serikat - Investingnews.com
Bendera Amerika Serikat - Investingnews.com

Bisnis.com, JAKARTA - WardsAuto, sebuah lembaga publikasi industri otomotif memperkirakan penjualan mobil di Amerika Serikat pada Oktober 2016 akan lebih rendah sekitar 6,2% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (25/10/2016), WardsAuto menyatakan penjualan pada Oktober 2016 diprediksi mencapai sekitar 1,36 juta unit. Dengan demikian, penjualan sepanjang 2016 hingga Oktober akan mencapai 17,8 juta, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu mencapai 18,05 juta unit.

Pada pekan lalu, J.D. Power dan LMC Automotive memperkirakan penjualan di AS pada Oktober akan turun 7,3% sehingga total Januari-Oktober diperkirakan mencapai 17,7 juta unit kendaraan.

WardsAuto pun menyebut bahwa tiga pabrikan mobil besar di AS akan memiliki penurunan penjualan lebih dalam dari industri secara keseluruhan.

Lembaga tersebut memperkirakan penjualan General Motors Co  pada Oktober di AS hanya akan mencapai 224.724 kendaraan, turun 7%. Ford Motor Co hanya 187.739 unit, atau turun 9,2%. Fiat Chrysler Automobiles penjualannya pada Oktober hanya akan 176.000 unit, turun 9,8%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif

Sumber : Reuters

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top