Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

M-Benz S400 L Exclusive: Elegan Nan Memeson

Karakter konsumen mobil kelas premium sebagai penikmat kemewahan bukan hal baru di dunia otomotif. Sejalan dengan itu, para pemegang merek berlomba untuk memperkuat citra produk mereka sebagai kendaraan eksklusif.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 06 Juli 2014  |  18:40 WIB
S 400 L Exclusive dijuluki the piece of art.  - Bisnis.com
S 400 L Exclusive dijuluki the piece of art. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Karakter konsumen mobil kelas premium sebagai penikmat kemewahan bukan hal baru di dunia otomotif. Sejalan dengan itu, para pemegang merek berlomba untuk memperkuat citra produk mereka sebagai kendaraan eksklusif.

Mayoritas pengisi segmen mewah di pasar otomotif Indonesia adalah merek asal Eropa, salah satunya Mercedes- Benz. Pada awal Juni 2014, PT Mercedes-Benz Indonesia selaku agen tunggal pemegang merek membuka selubung tubuh S 400 L Exclusive di Museum Seni Akili, Jakarta Barat.

Sekilas, tampak tidak ada keterkaitan antara kendaraan bermotor dengan museum seni. Namun hal semacam ini bukan perkara baru di pasar mobil mewah. Pemegang merek kerap memilih lokasi yang bisa memperkuat citra produk yang diluncurkan.

Itulah yang dilakukan Mercedes-Benz Indonesia terhadap S 400 L Exclusive yang dijuluki the piece of art.

Presiden dan CEO Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner mengatakan desain elegan, modern, dan mewah berpadu dalam keamanan asli versi M-Benz. ”Kami tak hanya membuat kendaraan tapi juga membangun gaya hidup. Mobil tidak hanya tentang teknologi tinggi,” ujar Weidner, di Jakarta, belum lama ini.

Mengupas dapur pacu S 400 L Exclusive, Anda akan mendapati mesin berdaya puncak 245 kW setara 333 horsepower  dilengkapi torsi maksimum 480 Nm. Sedan mewah ini mampu melesat dari 0 ke 100 kilometer per jam dalam waktu 6,8 detik dengan kecepatan maksimum 250 km per jam.

Akeselerasi secepat itu dicapai mengandalkan transmisi otomatis 7G-Tronic Plus. Seluruh teknologi mesin yang dimiliki S 400 L menghasilkan konsumsi bahan bakar di level 7,5 – 7,9 liter per 100 kilometer, gas buang CO² di level159-147 gram per  kilometer.

HEMAT ENERGI

Fungsi pencahayaan interior dan eksterior menggunakan LED yang diklaim lebih hemat energi. Tubuh S 400 L Exclusive terbuat dari perpaduan baja dan aluminium sehingga bobotnya menyusut hingga 95 kilogram. Mobil ini juga dilengkapi fitru praktis seperti ECO start /stop.

Fitur keamanan yang melekat pada S 400 L Exclusive mencakup active parking assist , kendali gelincir percepatan   (acceleration skid control/ASR), sistem pengereman antikunci (anti-lock braking system/ABS), attention assist, program stabilitas elektronik (electronic stability program/ESP), dan adaptive brake dengan fungsi hold.

Uniknya, sedan 3.000 cc ini punya fitur air balance yang memberikan empat pilihan wewangian untuk disebar melalui pengendalian iklim otomatis menyesuaikan selera Anda. Fitur kualitas udara melalui ionisasi dengan oksigen bermuatan ini bisa menumpas virus, bakteri dan spora tertentu.

Sales and Marketing Director for Passenger Cars Mercedes-Benz Indonesia Stephan Moebius menyatakan dalam konteks keramahan lingkungan, pencahayaan interior dan eksterior sedan ini memakai teknologi LED hemat energi. ”S 400 L Exclusive dibanderol Rp2,38 miliar sebelum pajak [off the road],” tuturnya.

Eksterior S 400 L Exclusive diklaim punya perpaduan keanggunan dan sportiness. Ini terlihat pada lampu depan yang dilengkapi LED berkontur tajam plus desain samping bergaris atap dan sabuk melengkung. Kenyamanan duduk di dalam sedan ini dijamin suspensi udara  airmatic untuk meredam goncangan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mercedes Benz
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top