Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sampai Tahun Depan Mobil Murah Tetap Ditujukan Pasar Domestik

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan sampai penghujung 2015, mobil murah tetap dominan di dalam negeri ketimbang ekspor.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 26 Juni 2014  |  03:10 WIB
Sampai Tahun Depan Mobil Murah Tetap Ditujukan Pasar Domestik
Perakitan mobil. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan sampai penghujung 2015, mobil murah tetap dominan di dalam negeri ketimbang ekspor.

Program kendaraan bermotor roda empat hemat bahan bakar dan harga terangkau (KBH2) sejatinya digagas untuk membentengi pasar domestik dari serbuan impor di era Masyarakat Ekonomi Asean tahun depan.

Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kemenperin Budi Darmadi menyatakan pemerintah tak bisa memberlakukan regulasi yang terlalu ketat untuk kinerja ekspor KBH2. Misalnya, memberikan batasan porsi ekspor dari total realisasi produksi KBH2 untuk setiap produsen.

“Kami coba buat regulasi yang implementable, sesuai kemampuan produsen. Kalau ekspor dipatok minimum, produsen jadi tak leluasa bermanuver,” ucap Budi menjawab Bisnis, Rabu (25/6/2014). 

Budi mengatakan jika pemerintah tak merintis program KBH2 untuk pasar domestik, RI bakal kebanjiran impor mobil murah dari Thailand. Kemenperin menyatakan pemasaran mobil ini sejatinya tak hanya di dalam negeri tapi juga ekspor.  

KBH2 dibuat dengan 80% konten lokal yang harus terpenuhi maksimal dalam 5 tahun. Selain lokalisasi produksi, aturan dasar KBH2 berupa plafon harga Rp95 juta sebelum pajak. Nilai ini bisa direvisi mengikuti perkembangan indikator ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gaikindo lcgc kemenperin kbh2 eco-car
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top