Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mitsubishi Outlander Hybrid Mengaspal Tahun Depan

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mendongkrak penjualan di segmen sport utility vehicla (SUV), Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana merilis STC Group Holding BVPlug-in Hybrid Electronic Vehicle  (PHEV) pada 2014 di Indonesia. Tapi belum dapat
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 23 September 2013  |  18:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mendongkrak penjualan di segmen sport utility vehicla (SUV), Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana merilis STC Group Holding BVPlug-in Hybrid Electronic Vehicle  (PHEV) pada 2014 di Indonesia. Tapi belum dapat dipastikan pada bulan apa SUV hybrid ini akan datang.

Kosei Tamaki selaku Executive General Manager MMC Marketing Division memastikan seri baru Outlander itu takkan merepotkan pengguna dalam mengisi ulang tenaga listrik di kendaraannya. Produk ini sudah dipasarkan di Jepang dan Eropa dan tak ada masalah dengan itu.

“Infrastruktur untuk isi ulang listriknya bisa dilakukan di rumah. Ini kami pastikan kompatibel dengan Indonesia. Dan ketika tenaga sudah berkurang maka mesin dengan sendirinya menjadi generator yang mengisikan kembali listrik,” katanya hari ini, Senin (23/9/2013).

SUV hybrid ini memiliki dua baterai dan mesin bensin sebagai sumber tenaganya. Teknologi mesinnya perpaduan dari mobil listrik dari i-MiEV,  sistem 4WD dari Lancer Evolution dan keandalan Pajero.

Outlender PHEV dilengkapi teknologi Mitsubishi reinforced safety impact evolution (RISE) body. Fungsinya bukan semata mengurangi bobot kendaraan tapi juga memperkuat kekuatan strukturnya.

“Seperti Anda tahu, kekuatan kami ada di segmen SUV. Maka kami investasi ke sini. Produk baru akan datang, investasi juga. Tapi semua bertahap tidak bersamaan,” ujar Tamaki.

Harga Outlander PHEV di Jepang sekitar 4 juta yen. Nilai ini lebih mahal 50% dari seri Outlander sebelumnya. Untuk pasar Indonesia belum dapat dipastikan nilainya.

Baterai penggerak yang dipakai SUV hybrid ini adalah lithium-ion bekapasitas 80 sel dipasang dalam frame tertutup. Teganga totalnya 300 V dengan kemampuan penyimpanan total 12.0 kWh.

Outlander PHEV juga dibekali motor permanent magnet synchronous di dalam dan belakangnya. Output yang dihasilkan maksimum sebesar 60 kW pada masing-masingm motor.

Sedangkan torsi maksimum motor itu mencapai 137 Nm di depan dan 195 di belakang. Mobil ini juga ditopang mesin bensin 4B11 berkapasitas 2.0 L untuk menghasilkan listrik dalam mode hybrid guna memberi kekuatan awal di mode hybrid paralel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitsubishi mitsubishi hybrid
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top