Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASTRA INTERNATIONAL Kuasai 53% Pasar Mobil Nasional

BISNIS.COM, JAKARTA--Penjualan kendaraan bermotor seluruh merek di bawah PT Astra International Tbk mencapai 212.929 unit selama Januari-April tahun ini atau menguasai 53% pasar nasional yang tercatat sebanyak 398.108 unit.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 14 Mei 2013  |  21:26 WIB
ASTRA INTERNATIONAL Kuasai 53% Pasar Mobil Nasional

BISNIS.COM, JAKARTA--Penjualan kendaraan bermotor seluruh merek di bawah PT Astra International Tbk mencapai 212.929 unit selama Januari-April tahun ini atau menguasai 53% pasar nasional yang tercatat sebanyak 398.108 unit.

Menurut data Astra International yang diterima Bisnis hari ini, Selasa (14/5/2013), penjualan selama 4 bulan pertama tahun ini tumbuh 8,56% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama 2012 sebanyak 196.127 unit.

Adapun total penjulan kendaraan merek Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, Toyota dan Peugeot sebanyak 212.929 unit itu merupakan akumulasi dari penjualan pada Januari 51.442 unit, Februari 52 unit, Maret 51.369 unit, dan April 58.059 unit.

Penjualan pada Januari-April 2013 berdasarkan merek dalam Grup Astra untuk Toyota tercatat 143.803 unit, Daihatsu 57.623 unit, Isuzu 10.737 unit, UD Trucks 671 unit, dan Peugeot 98 unit.

Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan penjulan kendaraan di luar Grup Astra selama 4 bulan pertama tahun ini mencapai 185.179 unit atau 47% dari total penjualan mobil nasional 398.108 unit.

Penjualan tersebut berasal dari kontribusi Mitsubisi sebanyak 52.412 unit, Suzuki 49.839 unit, Honda 33.479 unit, Nissan 19.999 unit dan merek lain 29.450 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota gaikindo mitsubishi daihatsu astra international
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top