Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobil Listrik Chevrolet Bolt Terbakar, Pakai Baterai dari LG

Penyebab kebakaran belum diumumkan secara resmi. Namun sebelumnya General Motors telah melakukan penarikan kembali atau recall Chevrolet Bolt karena para ahli GM dan LG menemukan cacat produksi pada baterai.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 September 2021  |  08:50 WIB
Mobil Listrik Chevrolet Bolt Terbakar, Pakai Baterai dari LG
Pandangan sekilas itu menunjukkan siluet Bolt yang diperbarui, yang kemudian berubah menjadi Bolt EUV. - GM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Sebuah mobil listrik, Chevrolet Bolt 2019 dilaporkan mengalami kebakaran saat terparkir di depan rumah pada 13 September 2021. Hal ini diketahui dari media sosial Layanan Pemadam Kebakaran dan Darurat Cherokee County yang mengunggah foto mengenai tersebut.

Pada unggahan tersebut diberitahukan bahwa pemilik kendaraan mengetahui insiden ini setelah alarm asap di dalam rumah berbunyi. Hal itu yang akhirnya membuat sang pemilik mengetahui bahwa garasi rumah dipenuhi oleh asap. 

"Petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk menjaga agar api tidak menyebar ke rumah yang berada di sebelah garasi," kata Kepala Batalyon, Ricky Collett, melalui akun media sosial resmi Cherokee County.

Penyebab Kebakaran mobil ini sedang diselidiki. Sementara itu General Motors melaporkan bulan lalu bahwa semua Chevrolet Bolt EV 2019-2020 ditarik (recall) karena salah satunya adalah cacat pada sel baterai, yang dapat menyebabkan kebakaran.

Sekedar informasi tambahan, sejak akhir 2020, Chevrolet Bolt mengalami satu kali penarikan dengan pelaporan modul baterai yang rusak. Masalah yang tampaknya telah diperbaiki itu kembali muncul pada akhir Agustus.

Insiden ini mendorong GM untuk memulai penarikan hingga menghentikan produksi Bolt EV dan Bolt EUV baru, karena perusahaan dan pemasok baterai LG Chem berusaha menemukan akar masalah kebakaran tersebut.

Produsen mobil terbesar Amerika Serikat itu mengatakan bahwa para ahli dari GM dan LG sebagai pembuat baterai telah mengidentifikasi kehadiran simultan dari dua cacat manufaktur langka di sel baterai yang sama sebagai akar penyebab kebakaran baterai di Chevrolet Bolt EV tertentu.

GM mengatakan akan mengganti modul baterai yang rusak dalam populasi penarikan, meskipun tidak jelas berapa banyak yang rusak. Penarikan tersebut mencakup 50.925 kendaraan di Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik general motors

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top