Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPnBM Nol Persen Maret, Penjualan Mobil Auto2000 Naik 259 Persen

Insentif PPnBM untuk mobil tertentu mengkerek penjualan mobil, termasuk di dealer Toyota Auto2000.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 April 2021  |  15:55 WIB
Dealer Toyota.  - Auto2000
Dealer Toyota. - Auto2000

Bisnis.com, JAKARTA — Dealer mobil Toyota Auto2000 melaporkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) membuat penjualan Maret 2021 melonjak 259 persen secara bulanan. 

Chief Executive Auto2000 Martogi Siahaan dalam acara virtual, Kamis (22/4/2021). “Penjualan bulan Maret naik 259 persen dibandingkan Februari 2021. Dan disumbangkan oleh unit yang mendapat diskon PPnBM,” katanya, mengutip Tempo.

Seperti diketahui, pemerintah telah memberlakukan kebijakan diskon PPnBM untuk membantu memulihkan kembali industri otomotif. Kebijakan tersebut berlaku dengan beberapa tahapan khusus untuk mobil dengan mesin 1.500cc.  

Sejumlah model Toyota mendapatkan relaksasi PPnBM seperti Toyota Rush, Toyota Avanza, Toyota Sienta, Toyota Vios, Toyota Yaris, Toyota Kijang Innova, hingga Toyota Fortuner.  

Tahap pertama diskon PPnBM sebesar 100 persen pada periode Maret-Mei 2021, dan untuk periode Juni-Agustus diskonnya menjadi 50 persen, dan September-Desember 25 persen.

Kemudian diskon tersebut diperluas untuk mobil bermesin 1.500cc-2.500cc. Diskon pajak sebesar 50 persen dari tarif normal akan diberikan pada masa pajak April-Agustus 2021, kemudian 25 persen pada September-Desember 2021.

Menurut Martogi, kebijakan diskon PPnBM tersebut sangat memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli mobil baru di Auto2000. “Kami berterima kasih atas kebijakan dan upaya dalam perbaikan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini,” tutur Martogi.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian mencatat sampai Maret 2021, telah terjadi peningkatan purchase order cukup signifikan untuk kendaraan roda empat dengan kapasitas mesin sampai 1.500 CC, yaitu sebesar 190 persen dibandingkan penjualan Februari 2021. 

Kendati demikian, realisasi pengiriman ke konsumen atau penjualan retail mobil tidak tumbuh setinggi itu. Pasalnya pabrikan otomotif masih berupaya memulihkan produksi mendekati level sebelum pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pengiriman mobil ke konsumen per Maret 2021 naik 65,1 persen secara bulanan, menjadi 77.511 unit. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif otomotif toyota PPnBM

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top