Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Mobil CBU Naik Pesat, Suzuki Jagokan XL7

Adapun Suzuki XL7 mencatat ekspor sebanyak 1.704 unit CBU atau naik 171 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari. All New Ertiga berkontribusi sebanyak 1.203 unit CBU dengan peningkatan 145 persen secara bulanan.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  20:11 WIB
Seorang pekerja mengawasi proses pengelasan atau welding yang dilakukan oleh robot di pabrik perakitan Suzuki Cikarang, Jawa Barat, Selasa (19/2/2018)  - Bisnis.com/Muhammad Khadafi
Seorang pekerja mengawasi proses pengelasan atau welding yang dilakukan oleh robot di pabrik perakitan Suzuki Cikarang, Jawa Barat, Selasa (19/2/2018) - Bisnis.com/Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat adanya peningkatan ekspor mobil pada Februari 2021. Pengiriman mobil utuh atau CBU (completely built up) naik 51 persen secara bulanan.

Di tengah lonjakan ekspor tersebut, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mencatat kenaikan 108 persen atau 7.109 unit. Rincian dari angka tersebut adalah 4.301 unit CBU (naik 74 persen secara bulanan) dan 2.808 CKD  (naik 196 persen secara bulanan).

Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT SIM Apriyanto mengatakan bahwa performa tersebut didominasi oleh produk lokal seperti XL7 dan All New Ertiga. "Kami optimistis tren positif ini akan semakin meningkat, sehingga ekspor kami bisa kembali ke angka normal seperti sebelum pandemi atau bahkan lebih tinggi,” kata Aprianto dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (26/3/2021).

Adapun Suzuki XL7 mencatat ekspor sebanyak 1.704 unit CBU atau naik 171 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari. All New Ertiga berkontribusi sebanyak 1.203 unit CBU dengan peningkatan 145 persen secara bulanan.

Karimun Wagon R berkontribusi paling besar terhadap kinerja ekspor kendaraan dalam keadaan terurai atau CKD, yakni 2.400 unit dengan peningkatan sebesar 233 persen dibandingkan Januari 2021.  

Dengan meningkatnya angka ekspor ini, Suzuki berharap permintaan kendaraan roda empat dari mancanegara terus bertambah sehingga Suzuki dapat terus berkontribusi pada industri otomotif dan perekonomian nasional.  

“Suzuki selalu menghadirkan produk-produk yang berkualitas tinggi sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat internasional. Komitmen ini terus kami jaga agar kegiatan ekspor Suzuki terus meningkat dan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi Indonesia,” tutup Apriyanto.

Sementara itu secara volume ekspor CBU, kenaikan tertinggi dipimpin oleh Daihatsu. Merek ini tumbuh 84,9 persen secara bulanan dan berkontribusi sebanyak 45,11 persen terhadap total pengapalan mobil utuh ke negara lain pada bulan kedua tahun ini. 

Setelah Suzuki, diikuti oleh Mitsubishi Motors yang naik 30,1 persen dan menyumbang 19,4 persen terhadap kinerja ekspor otomotif nasional.

Toyota membayangi dengan membukukan pertumbuhan 26,9 persen menjadi 5.970 unit. Jumlah itu berkontribusi 19,3 persen terhadap total ekspor mobil utuh dari Indonesia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor otomotif mobil toyota suzuki daihatsu
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top