Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pabrik Mobil Nissan Leaf Umumkan Langkah Bebas Karbon, Ini Rencananya

Seluruh kendaraan produksi Nissan akan dialiri listrik pada 2030 atau 9 tahun dari sekarang.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 31 Januari 2021  |  20:30 WIB
Nissan Leaf.  - Nissan
Nissan Leaf. - Nissan

Bisnis.com, JAKARTA – Nissan Motor Co berkomitmen mencapai netralitas karbon di seluruh operasi perusahaan dan siklus produknya pada tahun 2050. Selain itu, perusahaan memastikan seluruh kendaraannya akan dialiri listrik pada awal 2030.

Dalam siaran persnya, Nissan berupaya mengejar inovasi lebih lanjut dalam elektrifikasi dan teknologi manufaktur untuk membuat kemajuan dalam meraih netralitas karbon.

“Kami bertekad untuk membangu menciptakan masyarakat yang netral karbon dan mempercepat upaya global melawan perubahan iklim,” kata CEO Nissan Makoto Uchida.

Uchida menambahkan bahwa penawaran kendaraan listrik Nissan di seluruh dunia dipastikan terus berkembang. Hal itu diyakininya bakal memberikan kontribusi besar bagi Nissan untuk menjadi perusahaan yang tidak menghasilkan karbon.

“Kami akan terus mendorong inovasi yang memperkaya kehidupan masyarakat. Kami mengejar masa depan yang berkelanjutan untuk semua,” tuturnya.

Adapun, tujuan Nissan didasarkan pada program selama puluhan tahun untuk mengurangi emisi dan menyediakan teknologi kendaraan listrik yang bermanfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

Sampai saat ini, Nissan telah memperkenalkan mobil listrik massal pertama di dunia, yakni Nissan Leaf. Produk ini bahkan telah terjual lebih dari 500.000 unit yang bebas emisi di seluruh dunia.

Pada 2030, Nissan berencana memasarkan kendaraan listrik di sejumlah pasar utama, seperti Jepang, China, Amerika Serikat, dan Eropa. Dengan langkah tersebut, Nissan mengklaim akan menjadi salah satu pemimpin dalam mendorong adopsi teknologi kendaraan listrik.

Nissan juga akan mengejar inovasi lebih lanjut dalam elektrifikasi dan teknologi manufaktur untuk membuat kemajuan.

Langkah strategis pun dipersiapkan untuk mencapai hal tersebut, di antaranya inovasi baterai, pengembangan lanjutan elektrifikasi e-Power, pengembangan ekosistem baterai, serta inovasi manufaktur guna mendukung produktivitas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik nissan
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top