Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ada Demo Tolak UU Ciptaker, Produksi Mobil Honda Indonesia Tetap Normal

Gelombang demonstrasi yang menolak pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja telah melibatkan buruh dari berbagai sektor bisnis, tak terkecuali otomotif.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 07 Oktober 2020  |  18:19 WIB
Ada Demo Tolak UU Ciptaker, Produksi Mobil Honda Indonesia Tetap Normal
Logo Honda di gedung Pabrik Karawang, Jawa Barat. - KEMENPERIN
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gelombang demonstrasi yang menolak pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja telah melibatkan buruh dari berbagai sektor bisnis, tak terkecuali otomotif.

"Sesuai dengan arahan serikat pekerja buruh nasional, pada hari ini ada perwakilan serikat pekerja kami yang dipanggil ke dewan pimpinan cabang untuk koordinasi," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy kepada Bisnis, Rabu (7/10/2020).

Kendati demikian, Billy menyatakan bahwa produksi kendaraan HPM masih berjalan normal, karena ada sebagian buruh yang bekerja.

"Dengan pengaturan antara perwakilan yang berkoordinasi dengan serikat pekerja dewan pimpinan cabang dan ada yang tetap bekerja, sehingga produksi masih bisa berjalan normal," ungkap Billy.

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali melanjutkan aksi unjuk rasa menolak pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja pada hari ini.

"Setelah kemarin ratusan ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk mengikuti mogok nasional, hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut," ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangannya.

Aksi demo dan mogok nasional ini dilakukan untuk merespons RUU Cipta Kerja yang disahkan menjadi undang-undang di sidang paripurna pada Senin (5/10/2020). Pengesahan ini lebih cepat dari yang semula karena awalnya rapat paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja baru akan digelar pada 8 Oktober 2020.

Berdasarkan catatan KSPI, aksi kemarin dilakukan di berbagai daerah industri seperti Serang, Cilegon, Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Bandung, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Lampung, Medan, Deli Serdang, Batam, Banda Aceh, Banjarmasin, hingga Gorontalo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo buruh cipta kerja Pabrik Honda
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top