Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh, Penjualan Mobil di Inggris Tersandung Lagi

Berlanjutnya penurunan ini seakan memupuskan harapan terhadap pulihnya permintaan dari tekanan yang diakibatkan pandemi virus corona.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  13:04 WIB
Pusat produksi dan perakitan Lotus Cars di Norwich, Inggris.  - Lotus Cars
Pusat produksi dan perakitan Lotus Cars di Norwich, Inggris. - Lotus Cars

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan mobil di Inggris turun di bulan kedua berturut-turut pada bulan September karena tergerusnya permintaan.

Dilansir dari Bloomberg, data awal dari Society of Motor Manufacturers and Trades (SMMT) mencatat penjualan merosot 4 persen pada September, menyusul penurunan penurunan 5,8 persen pada Agustus.

Berlanjutnya penurunan ini seakan memupuskan harapan terhadap pulihnya permintaan dari tekanan yang diakibatkan pandemi virus corona.

Data tersebut tersebut sangat mengecewakan karena bulan September biasanya merupakan bulan penting bagi peritel mobil di Inggris, karena pergantian tahun pelat nomor kendaraan menjelang akhir tahun biasanya memacu pembelian.

Penurunan di bulan September tahun ini merupakan yang terlemah dibandingkan data bulan September pada 20 tahun terakhir, sejak sistem dua pelat diperkenalkan.

Pendaftaran mobil baru di bulan Juli menghasilkan keuntungan penjualan bulanan pertama tahun ini karena showroom mobil kembali dibuka setelah lockdown selama berbulan-bulan.

Meskipun dorongan di bulan Juli tersebut memberikan sedikit harapan terhadap industri otomotif, yang telah menghadapi pemangkasan tenaga kerja dan kapasitas produksi untuk menghadapi pandemi, data bulan September terbaru menunjukkan bahwa katalis tersebut hanya bersifat terbatas.

Persentase penurunan bulan September dibatasi oleh penjualan yang lesu pada bulan yang saham tahun sebelumnya, dengan penurunan mencapai 16 persen jika dibandingkan dengan rata-rata 10 tahun.

SMMT mengungkapkan, industri otomotif di Inggris dihadapkan dengan hilangnya potensi pendapatan senilai lebih dari 21 miliar poundsterling (US$27 miliar) pada akhir tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjualan mobil ekonomi inggris
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top