Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pabrik Tesla di Jerman Diperkirakan Selesai Lebih Cepat

Menteri Ekonomi negara bagian Brandenburg Joerg Steinbach mengatakan Tesla berencana menyelesaikan pabrik di kota Gruenheide pada pertengahan 2021. Target ini lebih cepat dari rencana pembangunan pabrik di China.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Agustus 2020  |  09:57 WIB
Tesla Model 3 tengah diproduksi di pabrik Shanghai, China, 7 Januari 2020. /Reuters
Tesla Model 3 tengah diproduksi di pabrik Shanghai, China, 7 Januari 2020. /Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc, diperkirakan menyelesaikan pabrik baru di dekat Berlin lebih cepat daripada rencana pembangunan fasilitas serupa di Shanghai

Menteri Ekonomi negara bagian Brandenburg Joerg Steinbach mengatakan Tesla berencana menyelesaikan pabrik di kota Gruenheide pada pertengahan 2021. Target ini lebih cepat dari rencana pembangunan pabrik di China.

Proyek di Jerman terhambat oleh kemunduran kecil, termasuk kritik dari warga setempat yang khawatir terhadap deforestasi dan penggunaan air.

"Tujuan Tesla tampaknya adalah untuk mendahului waktu penyelesaian konstruksi Gigafactory 3 di Shanghai. Menurut pengamatan saya, ini kemungkinan besar berhasil," ungkap Steinbach, seperti dikutip Bloomberg Minggu (2/8/2020).

Chief Executive Officer Tesla Elon Musk bergegas memacu produksi di eropa, khususnya di Jerman, untuk menantang Volkswagen AG, BMW AG, dan Mercedes-Benz Daimler AG ketika negara itu menargetkan peningkatan besar dalam penjualan mobil listrik.

Penyelesaian proyek pabrik dengan cepat akan menjadi dorongan bagi pemerintah Brandenburg, yang telah berjuang untuk menyelesaikan bandara baru yang telah lama tertunda untuk melayani negara dan ibukota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman Tesla Motors
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top