Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Mobil Drop Lagi, Australia Malah Dorong Pemakaian Sepeda Motor

Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) telah merilis statistik penjualan kendaraan baru untuk Mei 2020, yang menunjukkan kelanjutan dari penurunan tajam penjualan pada April tahun ini.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  09:55 WIB
President Toyota Australia Matthew Callachor dengan model terlaris di Australia HiLux dan kendaraan penumpang terlaris Corolla. - TOYOTA AUSTRALIA
President Toyota Australia Matthew Callachor dengan model terlaris di Australia HiLux dan kendaraan penumpang terlaris Corolla. - TOYOTA AUSTRALIA

Bisnis.com, JAKARTA - Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) telah merilis statistik penjualan kendaraan baru untuk Mei 2020, yang menunjukkan kelanjutan dari penurunan tajam penjualan pada April tahun ini.

Di Australia, penjualan mobil pada Mei 2020 hanya 59.894 unit, turun 35,3 persen dibandingkan dengan capaian pada bulan yang sama tahun lalu 92.561 unit.

Angka penjualan Mei juga merupakan penurunan terbesar penjualan Mei sejak statistik VFACTS mulai mencatat pada 1991.

Tony Weber, Kepala Eksekutif FCAI, mengatakan pasar otomotif telah mengalami tekanan selama beberapa waktu terakhir.

Mei 2020 adalah bulan ke-26 berturut-turut dari pertumbuhan negatif pasar, dan faktor-faktor penyebab didokumentasikan dengan baik, seperti kekeringan, banjir, kebakaran hutan, syarat pinjaman ketat, nilai tukar yang tidak menguntungkan, dan ketidakpastian politik.

“Sekarang, kami menambahkan bahwa dampak pandemi Covid-19 yang menghancurkan [pasar mobil] selama 3 bulan terakhir," katanya dalam keterangan resmi FCAI yang dikutip, Jumat (19/6/2020).

Data Penjualan Mobil di Australia

Philip Lowe, Governor Reserve Bank of Australia, telah memperingatkan bahwa selama enam bulan pertama 2020, Australia kemungkinan akan mengalami "kontraksi terbesar dalam output dan pendapatan nasional yang telah disaksikan sejak Depresi Hebat."

Sementara itu, warga masyarakat di seluruh Australia didorong untuk menggunakan sepeda motor untuk bepergian ke kantor karena dinilai lebih aman di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Biro Statistik Australia, ada sekitar 2,1 juta pengendara berlisensi, dan sekitar 870.000 sepeda motor dan skuter terdaftar. Artinya, ada sekitar 1,2 juta pengendara berlisensi yang dapat mengendarai tetapi saat ini tidak.

Industri berharap para pengendara yang tidak aktif ini akan menggunakan pandemi sebagai dorongan untuk mengambil keuntungan dari banyak manfaat dari perjalanan dua roda.

Dengan sistem angkutan massal yang rentan terhadap risiko penularan, transportasi pribadi telah menjadi pilihan utama bagi banyak penumpang. Pengendara sepeda motor dan skuter dapat mengurangi risiko infeksi, dengan transportasi roda dua menawarkan cara yang efektif untuk menjaga jarak sosial sambil menikmati perjalanan yang bebas dan menyenangkan yang berakhir dengan parkir yang mudah.

“Covid-19 telah mengubah cara kita menjalani hidup kita. Sepeda motor dan skuter menghadirkan solusi cerdas untuk menghadapi tantangan pandemi ini,” kata Manajer Sepeda Motor FCAI Rhys Griffiths.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi australia Penjualan Mobil
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top