Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mobil Listrik Made in Kober, Biaya Listrik Rp1.000 per 10 Km

Mobil listrik made in Kober, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah ini ikut meramaikan jagat mobil listrik di Tanah Air. Hanya butuh biaya Rp1.000 untuk menempuh jarak 10 kilometer.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  07:54 WIB
Test drive mobil listrik made in Kober oleh Bupati Banyumas
Test drive mobil listrik made in Kober oleh Bupati Banyumas

Bisnis.com, JAKARTA - Mobil listrik made in Kober, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah ini ikut meramaikan jagat mobil listrik di Tanah Air.

Mobil listrik buatan bengkel di Kober Kecamatan Purwokerto Barat ini hanya membutuhkan biaya Rp1.000 untuk menempuh jarak 10 kilometer.

Bandingkan dengan mobil konvensional bermesin 1.500-an CC yang membutuhkan Premium satu liter Rp6.450 atau Pertalite Rp7.650.

Bupati Banyumas Achamd Husein rupanya terusik dengan keberadaan mobil listrik itu dan menjajal sendiri mobil listrik sistem panel surya made in Kober tersebut.

Start dari parkiran Pendopo Graha Satria di Kantor Bupati, Achmad Husein menyopir mobil listrik made in Kober itu berkeliling Alun-Alun Purwokerto dan kembali lagi ke parkiran Pendopo Graha Satria.

Jika dilacak dari Goole Maps, jarak yang ditempun mobil listrik made in Kober itu sekitar 600 meter atau hanya menghabiskan biaya Rp60 (enam puluh rupiah), karena untuk jarak 1 km hanya membutuhkan biaya listrik Rp100.

"Saya uji coba mobil listrik buatan putra Banyumas ( anak Kober ) ternyata enak dan irit sekali kira kira biaya listrik per 10 km cuma rp.1000. Murah sekali hampir mustahil," tutur Achmad Husein melalui akun Facebooknya.

Dia berjanji akan menjajaki peluang untuk pengembangan mobil listrik made in Kober tersebut.

"Tapi saya akan coba dalami . Bisa juga ya anak Banyumas buat mobil listrik , pengin lihat ? Di kober bengkelnya," Lanjut orang nomor satu di Banyumas itu.

Sekilas terlihat bahwa catu daya mobil listrik made in Kober itu berasal dari panel surya yang diletakkan di depan mobil.

Listrik yang dihasilkan dari tenaga surya itu dialirkan ke baterai yang diletakkan di belakang untuk menggerakan roda belakang mobil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik banyumas
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top