Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMW Gunakan AI Maksimalkan Kualitas Cat Mobil

BMW Group menerapkan solusi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) pada bengkel bodi untuk memastikan presisi dalam pengecatan mobil.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  17:30 WIB
Ferdinand Kleber, Data Analyst di BMW Group (3/2020). Analitik data yang cerdas dan AI berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan utama bagi tim dalam hal pengembangan perbaikan proses.   - BMW
Ferdinand Kleber, Data Analyst di BMW Group (3/2020). Analitik data yang cerdas dan AI berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan utama bagi tim dalam hal pengembangan perbaikan proses. - BMW

Bisnis.com, JAKARTA - BMW Group menerapkan solusi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) pada bengkel bodi untuk memastikan presisi dalam pengecatan mobil.

Kecerdasan buatan memang dapat membawa presisi lebih besar untuk mengendalikan sistem yang sangat sensitif dalam produksi otomotif, seperti yang ditunjukkan oleh proyek percontohan di bengkel cat BMW di Munich .

Terlepas dari teknologi filtrasi canggih, kandungan partikel debu terbaik dalam garis cat bervariasi tergantung pada udara sekitar yang diambil. Jika kadar debu melebihi ambang batas, cat yang masih basah dapat menjebak partikel, sehingga secara visual merusak permukaan yang dicat.

Spesialis AI dari perencanaan pusat dan pabrik Munich telah menemukan cara untuk menghindari situasi ini. Setiap bodi mobil yang baru dicat harus menjalani inspeksi permukaan otomatis di bengkel cat.

Data yang dikumpulkan dalam inspeksi ini digunakan untuk mengembangkan database komprehensif untuk analisis partikel debu. Para spesialis sekarang menerapkan algoritma AI untuk membandingkan data langsung dari sensor partikel debu di bilik cat dan pengering dengan database ini.

“Solusi berbasis data membantu kami mengamankan dan semakin memperluas persyaratan kualitas yang ketat untuk kepentingan pelanggan kami," jelas Albin Dirndorfer, Wakil Presiden Senior Painted Body, Finish dan Surface di BMW Group, dalam keterangan yang dikutip, Jumat (22/5/2020).

Analitik data yang cerdas dan AI berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan utama bagi tim dalam hal pengembangan perbaikan proses. BMW pun telah mengajukan beberapa paten terkait dengan teknologi analisis partikel debu yang inovatif ini.

Dua contoh spesifik menunjukkan manfaat dari solusi AI baru ini : Jika tingkat debu ditetapkan naik karena musim atau periode kering berkepanjangan, algoritme dapat mendeteksi tren ini dengan baik dan dapat menentukan, misalnya, waktu lebih awal untuk penggantian filter.

Pola tambahan juga dapat dideteksi, yang mana algoritma ini digunakan bersama alat analitis lainnya. Sebagai contoh, analisis lebih lanjut dapat menunjukkan bahwa fasilitas yang menggunakan bulu burung unta untuk menghilangkan partikel debu dari bodi mobil perlu disempurnakan.

Spesialis AI Grup BMW melihat potensi yang sangat besar dalam analisis partikel debu. Berdasarkan informasi dari berbagai sensor dan data dari inspeksi permukaan, algoritme memantau lebih dari 160 fitur yang berkaitan dengan bodi mobil dan mampu memprediksi kualitas aplikasi cat dengan sangat akurat.

Solusi AI ini akan cocok untuk aplikasi dalam produksi seri ketika database yang lebih luas untuk algoritma dikembangkan. Secara khusus, ini membutuhkan titik pengukuran tambahan dan data sensor yang lebih tepat untuk stasiun pembersihan badan mobil. Para ahli AI yakin bahwa setelah proyek percontohan di pabrik induk di Munich telah selesai, akan mungkin untuk meluncurkan analisis partikel debu juga di pabrik kendaraan lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bengkel mobil BMW Group Indonesia Bengkel Resmi
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top