Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Elon Musk Ingin Bangun Terowongan Jalur Khusus Mobil Listrik

Terowongan khusus itu bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 31 Desember 2019  |  12:05 WIB
Tesla Motors CEO Elon Musk. - REUTERS
Tesla Motors CEO Elon Musk. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA – Bukan Elon Musk namanya kalau tak punya ide nyeleneh. Baru-baru ini Bos Tesla Inc usul agar dibuat terowongan khusus yang hanya boleh dilalui kendaraan listrik.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan khususnya di kota-kota besar di Amerika Serikat.

Dalam unggahan di Twitter, Musk membuat polling bagi netizen tentang idenya itu. “Apakah terowongan tahan gempa dapat menjadi solusi atas kemacetan lalu lintas?” Pilihannya “Tentu Saja”, “Mungkin”, dan “Tidak, saya suka kemacetan”.

Sekitar 1,4 juta akun Twitter berpartisipasi dalam polling itu, sebelum ditutup. Musk menjelaskan terowongan itu dapat menjadi pendukung moda transportasi lain seperti light rail dan lainnya.

Namun, sebagian pihak menilai ide itu kurang meyakinkan karena dituding hanya menguntungkan bagi orang kaya yang memiliki mobil listrik.

Sejatinya ide terowongan untuk jalur transportasi itu juga sudah  digagas Musk sejak lama yakni melalui perusahaannya yang bernama The Boring Company. Bahkan perusahaan ini sedang membangun terowongan di Las Vegas, AS.

Terowongan itu akan menjadi jalur bagi kendaraan otonom yang dapat melaju dengan kecepatan 250 km/jam. Rencananya moda transportasi massal dan terowongan yang terdiri dari dua jalur itu akan diresmikan pada tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik elon musk
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top