Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Google Maps Punya Filter Lokasi Pengisian Daya Mobil Listrik Sesuai Colokan

Pengguna Google Maps yang melakukan pencarian lokasi pengisian daya mobil listrik akan disuguhkan beragam tipe colokan yang tersedia.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 20 Desember 2019  |  11:08 WIB
Fitur baru Google Maps, filter stasiun pengisian daya listrik
Fitur baru Google Maps, filter stasiun pengisian daya listrik

Bisnis.com, JAKARTA – Adopsi kendaraan listrik yang kian masif di berbagai negara membuat Google Maps kini menyediakan informasi lokasi pengisian daya berikut jenis colokan yang cocok.

Dilansir The Verge dari Android Police, Jumat (20/12/2019), pengguna Google Maps yang melakukan pencarian lokasi pengisian daya mobil listrik akan disuguhkan beragam tipe colokan yang tersedia seperti CHAdeMO, CCS, Type 2, serta colokan khusus mobil Tesla.

Fitur ini memudahkan pengemudi karena teknologi mobil listrik yang beragam berikut teknologi pengisiannya. Nissan dan Mitsubishi misalnya, mengadopsi CHAdeMO untuk pengisian daya, sedangkan Jaguar dan BMW menggunakan CCS.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna tinggal mengakses menu “Option” di aplikasi Google Maps baik iOS maupun Android, kemudian menuju menu “Electric vehicle settings”.

Google Maps sejatinya telah menambahkan fitur pencarian lokasi stasiun pengisian daya sejak Oktober tahun lalu. Pada April 2019 Google menambah fitur baru untuk mengetahui apakah stasiun pengisian daya itu sedang dipakai atau tidak.

Fitur pencarian stasiun pengisian daya listrik berbasis teknologi pengisian daya ini baru dapat digunakan di Amerika Serikat dan Inggris Raya. Namun, sejumlah pengguna di Australia juga mengaku dapat mengakses fitur tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top