Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Imbas Kenaikan BBN-KB DKI, Harga Daihatsu Naik Rp2 Juta-Rp5 juta

Daihatsu siap menaikkan harga jual kendaraan di DKI Jakarta sebagai dampak kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Harga kendaraan mengalami penyesuaikan pada kisaran Rp2 juta hingga Rp5 juta tergantung model kendaraan.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 07 Desember 2019  |  11:36 WIB
Daihatsu terus berupaya untuk mendekatkan merek kepada generasi milenial karena merupakan suatu keniscayaan untuk memperbesar penjualan kendaraan. - Daihatsu
Daihatsu terus berupaya untuk mendekatkan merek kepada generasi milenial karena merupakan suatu keniscayaan untuk memperbesar penjualan kendaraan. - Daihatsu

Bisnis.com, JAKARTA - Daihatsu siap menaikkan harga jual kendaraan di DKI Jakarta sebagai dampak kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Harga kendaraan mengalami penyesuaikan pada kisaran Rp2 juta hingga Rp5 juta tergantung model kendaraan.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk.,-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) mengatakan hingga sejauh ini Daihatsu belum menaikkan harga jual kendaraan dan akan menunggu aturan resmi BBN-KB DKI Jakarta berlaku pada 10 Desember atau 11 Desember 2019.

"Kenaikan BBN-KB di DKI Jakarta 2,5% kami sedang melihat sampai implementasinya. Kami akan menyesuaikan harga pada waktu diimplementasikan," ujarnya di sela-sela pengumuman pemenang Daihatsu Setia 2019 di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan tarif BBN-KB di Jakarta dari 10% menjadi 12,5% yang akan berlaku dalam waktu dekat.  Selain untuk menekan jumlah kendaraan di Ibu Kota, penyesuaian BBN-KB dilakukan supaya tarif di Pulau Jawa seragam karena provinsi lain telah lebih dahulu menyesuaikan BBN-KB ke level 12,5%.

Hendrayadi menyebutkan besaran kenaikan harga kendaraan pada kisaran Rp2 juta hingga Rp5 juta tergantung pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) tiap model. Saat ini kontribusi penjualan di DKI Jakarta sekitar 30% terhadap total penjualan Daihatsu secara nasional.

Dia mengklaim Daihatsu tahun ini tidak banyak menaikan harga karena perusahaan menyesuaikan harga hanya jika terjadi perubahan model seperti pada Xenia dan Sigra,  perubahan nilai tukar yang signifikan, dan perubahan tarif seperti perpajakan.

"Harga kendaraan kami tidak banyak mengalami perubahan pada tahun ini," paparnya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Daihatsu merupakan merek kedua terlaris di Tanah Air.  Model paling laris Daihatsu adalah Sigra, Gran Max dan Xenia.

Pada Januari-Oktober 2019, Daihatsu mampu mengirimkan kendaraan ke konsumen (penjualan retail) sebanyak 143.217 unit, turun 11% dibandingkan periode yang sama 2018 yang sebanyak 160.981 unit. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daihatsu bbn
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top