Kehilangan Biante, Penjualan MPV Premium Tertekan

Gaikindo menyatakan penjualan wholesales multipurpose vehicle premium pada Januari-Oktober 2019 sebanyak 8.378 unit
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  19:16 WIB
Kehilangan Biante, Penjualan MPV Premium Tertekan
Mazda Biante - Mazda

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan model MPV premium selama 10 bulan berjalan tahun ini tertekan cukup dalam lantaran hilangnya beberapa model. Pada tahun ini segmen ini kehilangan Mazda Biante dan Mitsubishi Delica yang sudah dihentikan penjualannya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyatakan penjualan wholesales multipurpose vehicle (MPV) premium pada Januari-Oktober 2019 sebanyak 8.378 unit, melambat 21,14% dibandingkan periode yang sama 2018.

Pada segmen ini, Toyota Alphard masih menjadi model dengan penjualan terlaris. Di tengah perlambatan pasar, Alphard masih mampu tumbuh 9,19% dengan penjualan sebanyak 3.492 unit.

Capain itu sedikit berbeda dengan model MPV premium Toyota lainnya seperti Toyota Vellfire dan Voxy yang penjualannya menurun. Melalui ketiga model ini Toyota menguasai pasar MPV premium dengan pangsa pasar di atas 80% dari total pasar.

Setelah Toyota terdapat Nissan yang pada tahun ini merilis produk barunya Nissan Serena. Penyegaran produk itu berbanding lurus dengan penjualan Serena yang positif.

Sepanjang Januari-Oktober 2019, Nissan Serana mampu dipasarkan sebanyak 848 unit, naik dibandingkan periode yang sama 2018 yang sebanyak 525 unit. Selain Serena, Nissan juga memasarkan Elgrand yang mencatatkan penjualan sebanyak 31 unit.

Adapun, salah satu model yang mundur dari persaingan MPV premium di Tanah Air ialah Mazda Biante. Model tersebut pada Januari-Oktober 2018 mencatatkan penjualan sebanyak 586 unit.

Roy Arman Arfandy, Presiden Direktur, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) mengatakan penjualan otomotif nasional pada tahun ini turun sekitar 10%, Mazda juga mengalami hal yang sama. Selain faktor ekonomi, penurunan penjualan Mazda juga disebabkan oleh kehilangan model Biante yang berhenti produksi di Jepang.

"Kami kehilangan satu model yakni Biante yang terakhir dijual akhir 2018. Penjualannya ratusan, tahun ini kami tidak punya Biante dan model baru baru datang pada semester kedua sehingga tidak menutup penurunan pada awal tahun," ujarnya baru-baru ini.

Model lain yang juga pensiun dari pasar otomotif nasional ialah Mitsubishi Delica. Mitsubishi telah menghentikan penjualan model ini pertengahan tahun lalu lantaran penjualan yang tidak menggembirakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gaikindo, penjualan mobil

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top