Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BMW Efisiensi, Karyawan Setuju Skema Gaji Diubah

BMW menyatakan telah berbicara dengan perwakilan karyawan dan perwakilan pemasok komponen utama mereka untuk sama-sama mencapai efisiensi biaya lebih dari US13,23 miliar hingga 2022.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 28 November 2019  |  02:27 WIB
Logo BMW. - Reuters
Logo BMW. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Managemen BMW menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan karyawannya untuk melakukan efisiensi guna menekan beban operasional perusahaan.

BMW menyatakan telah berbicara dengan perwakilan karyawan dan perwakilan pemasok komponen utama mereka untuk sama-sama mencapai efisiensi biaya lebih dari US13,23 miliar hingga 2022.

Dikutip dari Reuters, kesepakatan itu mencantumkan pengurangan dalam skema pembayaran gaji karyawan yang akan didasarkan pada laba perusahaan. Perubahan juga dilakukan dalam pemberian bonus Natal dan berbagai bonus lainnya yang akan berlaku mulai 2020.

“Kami telah menemukan solusi yang berdasarkan pada solidaritas di BMW. Langkah ini akan menghindarkan kami untuk melakukan perubahan drastis seperti yang dilakukan perusahaan lain untuk menekan beban biaya mereka,” kata CEO BMW Oliver Zipse, dikutip dari Reuters, Rabu (27/11/2019).

Seluruh pelaku industri otomotif global saat ini tengah menghadapi tantangan besar dari sisi penjualan yang menurun, khususnya di China. Pabrikan saat ini juga dituntut untuk melakukan efisiensi untuk mengimbangi kebutuhan investasi untuk mengembangkan mobil listrik.

Sebelum BMW dan Volkswagen, Daimler sebagai pesaingnya di Jerman, pemasok komponen mobil Continental dan Osram juga telah mengumumkan akan melakukan pengurangan pegawai untuk menekan biaya operasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMW
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top