Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BMW Siap Tambah Investasi untuk Rakit X7 di Indonesia

Mobil sport activity vehicle (SAV), X7, mendapatkan respons positif sejak diperkenalkan di Indonesia pada Juli.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 04 November 2019  |  07:45 WIB
Model bergaya di samping mobil All New BMW X7, di sela-sela peluncurannya, di Jakarta, Senin (15/7/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Model bergaya di samping mobil All New BMW X7, di sela-sela peluncurannya, di Jakarta, Senin (15/7/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – BMW Group Indonesia akan menambah investasi pada tahun depan guna membangun fasilitas produksi untuk model BMW X7 agar bisa dirakit di dalam negeri.

Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O’tania mengatakan bahwa lini produksi baru tersebut membutuhkan biaya investasi yang cukup besar karena model tersebut belum pernah dirakit di Indonesia sebelumnya.

“Kalau untuk X7, memang model itu belum pernah dirakit di Indonesia, jadi pasti investasinya lebih signifikan di Indonesia, contohnya X5, itu sudah dirakit di sini, kalau nanti ada generasi barunya maka sudah ada teknologinya,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.

Dia mengatakan bahwa mobil sport activity vehicle (SAV) tersebut mendapatkan respons positif sejak diperkenalkan di Indonesia pada Juli. Tingginya permintaan membuat BMW kehabisan stok dan calon pembeli harus menunggu hingga 6 bulan untuk mendapatkan unit tersebut.

Hal tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu alasan utama BMW Indonesia berencana merakit kendaraan ini di dalam negeri, melalui pabrik milik PT Gaya Motor. Namun, dia menyatakan belum dapat memastikan kapan hal itu akan terealisasi.

Saat ini BMW sudah memiliki sejumlah tipe mobil yang dirakit di pabrik tersebut, antara lain BMW Seri 3, Seri 5, Seri 7, X1, X3, dan X5. Pabrik yang dibangun melalui kerja sama dengan anak usaha Astra International pada 2011 itu menelan investasi sekitar Rp250 miliar.

Dia mengatakan rencana perakitan model tersebut di Indonesia juga diharapkan dapat menurunkan harga mobil. Komponen harga yang lebih rendah diyakini akan membuat produk ini dapat diterima dengan lebih baik di dalam negeri.

VP Penjualan BMW Group Indonesia Bayu Riyanto menuturkan bahwa BMW Seri X memang menjadi salah satu primadona di Indonesia. Penjualannya diperkirakan mencapai sekitar 55%—60% dari total penjualan BMW di pasar domestik.

Dia mengatakan salah satu seri yang paling laku adalah Seri X1 yang juga dirakit di Indonesia. Penjulan model ini mencapai sekitar 40% dari total penjualan BMW. Model terbaru dari seri tersebut baru saja diluncurkan pada pekan lalu.

Bayu mengatakan peluncuran di akhir tahun diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong pasar domestik pada 2019. Pihaknya sengaja merilis model itu pada akhir tahun untuk mengantisipasi kelesuan pasar pada paruh pertama tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMW Group Indonesia
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top