Januari-September 2019, Penjualan Kendaraan Masih Lesu

Penjualan otomotif pada periode Januari-September sebanyak 753.594 unit, sedangkan pada periode yang sama 2018 sebanyak 856.755 unit.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  06:19 WIB
Januari-September 2019, Penjualan Kendaraan Masih Lesu
ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan kendaraan nasional selama Januari-September 2019 melambat 12,04% ketimbang periode yang sama 2018. Perlambatan penjualan itu sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang terjadi pada Agustus yang berada pada level 13,51% (yoy).

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah PT Astra International Tbk., menyatakan penjualan otomotif pada periode Januari-September sebanyak 753.594 unit sedangkan pada periode yang sama 2018 sebanyak 856.755 unit.

Pada bulan lalu, beberapa merek seperti Toyota, Daihatsu, Honda, dan Nissan mampu meningkatkan penjualan dibandingkan September 2018. Toyota misalnya, mampu mengirimkan kendaraan ke dealer sebanyak 31.927 unit pada September 2019, sedangkan pada September 2018 sebanyak 29.983 unit.

Hal yang sama terjadi pada Honda yang mulai konsisten mencatatkan pertumbuhan pada Juli-September 2019. Pada periode ini Honda mengirimkan kendaraan ke dealer pada kisaran 12.000 hingga 13.000 unit.

Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan pasar otomotif secara umum masih mengalami tekanan. Namun, penjualan Honda mulai membaik pada awal semester II/2019.

"Selain karena produk kami yang diminati konsumen, juga karena penawaran program penjualan kami yang memberikan nilai lebih ke konsumen," ujarnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Pada periode Januari-September 2019 Honda telah mengirimkan kendaraan ke dealer sebanyak 97.321 unit, sementara periode yang sama 2018 sebanyak 117.742 unit. 

Sebelumnya, untuk  paruh kedua 2019, Honda menargetkan pertumbuhan sekitar 9% hingga 10% dibandingkan dengan capaian semester I/2019 yang sebanyak 59.087 unit. Hingga sejuah ini pendorong penjualan Honda berasal dari Brio Series yang terdiri dari Honda Brio, Mobilio dan BR-V.

Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Anton Jimmy Suwandi sebelumnya mengatakan penjualan kendaraan mulai naik padawal semester II/2019 tetapi tidak begitu tinggi sehingga diproyeksikan sulit untuk menyamai raihan penjualan 2018.

"Kalau ditanya market hingga akhir tahun, kami belum bisa melihat 1,1 juta unit. Tapi mungkin minimal 1 juta unit masih bisa tercapai," katanya.

Hingga sejauh ini empat model terlaris Toyota ialah New Avanza, Rush, Kijang Innova dan Calya. Tiga dari empat model itu tercatat tumbuh positif pada setiap segmennya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penjualan mobil

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


-->
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top