BMW Dorong Keselamatan Berkendara Lewat Customer Safety Driving Class

BMW Indonesia mengelar Customer Safety Driving Class untuk mengedukasi konsumen sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. BMW juga memaparkan berbagai fitur keselamatan yang ada pada model kendaraan BMW.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 30 September 2019  |  17:40 WIB
BMW Dorong Keselamatan Berkendara Lewat Customer Safety Driving Class
Power BEV, kendaraan uji coba BMW Group (06/2019). - BMW

Bisnis.com, JAKARTA – BMW Indonesia mengelar Customer Safety Driving Class untuk mengedukasi konsumen sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya. BMW juga memaparkan berbagai fitur keselamatan yang ada pada model kendaraan BMW.

Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia mengatakan keamanan dan kenyamanan pengendara adalah prioritas utama. Sejak 1952, BMW telah menerapkan solusi praktikal di BMW 502, bahkan pada 1965 BMW telah menjalankan program uji tabrak secara rutin untuk semua model kendaraan BMW.

“Apa yang membuat BMW sangat unik adalah pendekatan keseluruhan yang diambil dalam konsep keamanan dan selanjutnya melakukan edukasi kepada konsumen BMW secara konsisten, contohnya seperti acara BMW Customer Safety Driving Class ini,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (30/9/2019).

Kegiatan Customer Safety Driving Class berlangsung pada Sabtu, 28 September 2019 di BMW Training Center, Tangerang. Acara ini diikuti oleh lebih dari 55 penggemar BMW yang dipandu oleh BMW Driving Instructor, Gerry Nasution.

Jodie menjelaskan sistem keamanan pada kendaraan BMW meliputi sistem aktif dan pasif. Sistem keamanan aktif memanfaatkan kerja presisi dari unit kontrol elektronik dan sensor yang terpasang, seperti Dynamic Stability Control (DSC) yang menyatu dengan Dynamic Traction Control (DTC), hingga airbags yang sedikitnya terdapat hingga 10 jenis di dalam sebuah kabin BMW.

Sistem keamanan pasif yang tersedia di seluruh lini kendaraan BMW adalah rancang bangun sasis yang meredam benturan jika terdapat insiden yang tidak diinginkan. Penggunaan campuran material, baja ringan, stainless-steel, hingga carbon core yang terbukti melalui 5 bintang di tes uji tabrak Euro NCAP.

Irhan Farhan, Head of Sales Channel Development & CRM, BMW Group Indonesia mengatakan melalui program edukasi Drive Safely, Family Awaits, BMW ingin berbagi kepada pelanggan bahwa pemilihan kendaraan yang tepat dan cara mengemudi yang aman merupakan hal yang sangat penting bagi pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMW

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top