ExxonMobil Rilis Produk Gemuk untuk Kendaraan Heavy Duty

ExxonMobil Lubricants Indonesia merilis pelumas gemuk Mobilgrease EP 2 untuk aplikasi dan kendaraan heavy duty dalam acara Mining Indonesia 2019, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 18 September 2019  |  14:55 WIB
ExxonMobil Rilis Produk Gemuk untuk Kendaraan Heavy Duty
Model menunjukkan produk baru ExxonMobil, Mobilgrease EP 2 - Bisnis/Ilman Sudarwan

Bisnis.com, JAKARTA –  ExxonMobil Lubricants Indonesia merilis pelumas gemuk Mobilgrease EP 2 untuk aplikasi dan kendaraan heavy duty dalam acara Mining Indonesia 2019, di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Presiden Direktur ExxonMobil Lubricants Indonesia Syah Resa menjelaskan, Mobilgrease EP 2 adalah grease lithium hidroksi stearat serba guna untuk memberikan perlindungan terhadap keausan, korosi, dan limpasan air untuk meningkatkan efisiensi operasional aplikasi.

Dia menjelaskan, gemuk ini direkomedasikan untuk berbagai jenis aplikasi industri, termasuk aplikasi heavy duty dengan tekanan unit tinggi atau daya beban kejut.

“Tahun ini, sektor pertambangan global sedang mengalami berbagai tantangan. Peluncuran produk baru ini adalah bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor pertambangan,” katanya, Selasa (18/9/2019).

Produk ini masuk di kelas NLGI 2 dengan voskolitas minyak dasar ISO VG 150. Produk ini juga dinilai cocok untuk aplikasi berbagai kendaran baik industri maupun komersial peralatan konstruksi seperti chassis joint dan pelumasan pin bushing.

Rentang suhu yang direkomendasikan adalah dari -20 derajat celcius hingga 130 derajat celcius. Kendati demikian, dia mengklaim Mobilgrease EP 2 juga dapat digunakan pada suhu lebih tinggi jika frekuensi pelumasan meningkat.

ExxonMobil juga merilis Mobil Serv, sebuah layanan analisis pelumas yang dirancang untuk membantu para pelaku industri dalam mengoptimalkan program pelumasan dan kinerja mesin.

National Sector Manager Mining ExxonMobil Lubricants Indonesia Meyki Budi Febrian menjelaskan, layanan tersebut dapat memantau kondisi mesin dan mendeteksi adanya kontaminasi dan keausan dini.

“Melalui layanan ini para teknisi kami juga merekomendasikan produk pelumas yang paling tepat bagi setiap bisnis, sehingga mereka dapat memaksimalkan manfaat dari pelumas berkinerja tinggi untuk meningkatkan usia mesin, memperpanjang pergantian pelumas dan mengurangi downtime yang tidak terduga,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri otomotif

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan
Top