Pasar Otomotif Asean, Thailand Kian Perkasa

Thailand menjadi penyokong terbesar penjualan otomotif Asean pada semester I/2019 dengan kontribusi 523.770 unit.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 11 September 2019  |  06:24 WIB
Pasar Otomotif Asean, Thailand Kian Perkasa
Mobil-mobil siap diekspor dari Indonesia. - TMMIN

Bisnis.com, JAKARTA – Thailand menjadi penyokong terbesar penjualan otomotif Asean pada semester I/2019 dengan kontribusi 523.770 unit.

Data Asean Automotive Federation (AAF) menunjukkan, total penjualan kendaraan di kawasan Asean sebanyak 1,69 juta unit pada semester I/2019, hampir sama dengan periode yang sama 2018. Dari jumlah itu, kontibutor terbesar berasa dari Thailand dengan 523.770 unit disusul Indonesia sebanyak 481.577 unit.

Indonesia dan Thailand merupakan dua pemain utama otomotif di kawasan Asean karena memiliki basis produksi kendaraan yang paling besar. Perbedaannya Thailand sangat kuat untuk produk yang diekspor, sedangkan Indonesia upaya mendorong ekspor masih perlu dilakukan.

AAF menyatakan total pasar otomotif Asean selama beberapa tahun terkahir sebesar 3,3 juta unit per tahun. Dari jumlah itu, Indonesia telah menjadi salah satu penyumbang penjualan terbesar dengan rerata pada kisaran 1,1 juta unit per tahun.

Sayangnya, pasar domestik pada semester I/2019 tertekan sebesar 13,7% atau hanya mencatatkan penjualan domestik sebanyak 481.577 unit. Capaian itu membuat pasar otomotif terbesar pada paruh pertama dipegang oleh Thailand dengan penjualan domestik sebanyak 523.770 unit.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengatakan, perlambatan pasar domestik pada semester I/2019 sekitar 13% terjadi karena adanya pemilu. Penjualan pada semester kedua, katanya akan kembali membaik.

"Penurunan itu cukup signifikan, karena penurunannya sampai double digit. Kalau saya lihat harusnya pada semester kedua ini bisa rebound lagi," katanya kepada Bisnis belum lama ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penjualan mobil

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top