Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaikindo Optimistis Adopsi Kendaraan Listrik Bakal Mulus

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis adopsi kendaraan listrik dapat berjalan mulus seiring terbitnya aturan-aturan terkait.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  14:14 WIB
Kendaraan listrik sedang mengisi tenaga. - IEA
Kendaraan listrik sedang mengisi tenaga. - IEA

Bisnis.com, JAKARTA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimistis adopsi kendaraan listrik dapat berjalan mulus seiring terbitnya aturan-aturan terkait.

Ketua Umum Gaikindo Johannes Nangoi mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan aturan kendaraan listrik sehingga arahnya menjadi lebih jelas.

Menurutnya, otomotif saat ini telah menjadi industri mandiri di mana bisa memproduksi kendaraan untuk pasar domestik dan ekspor.

“Sebenarnya kami bisa memproduksi apabila animo masyarakat sudah ada. Kalau masyarakat belum bisa menerima, kami produksi, celaka,” katanya pekan lalu.

Johannes menuturkan, impor utuh akan diberikan insentif jika perusahaan otomotif mau melakukan investasi di Tanah Air. Periode 2 tahun menurutnya sudah tepat sebagai langkah edukasi dan persiapan bagi pelaku otomotif.

Dia menuturkan, Gaikindo masih menunggu kehadiran Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur harmonisasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Hingga sejauh ini, katanya, terdapat beberapa merek yang telah menyatakan siap berinvestasi seperti BYD, Toyota, Hyundai hingga Mitsubishi Motors.

"Setahu saya sudah ada beberapa yang ingin. Mitsubishi misalnya, menunjukkan interest-nya, tinggal kita lihat aja nanti, Perpres, PP-nya keluar, jalan semuanya, mudah-mudahan bisa jalan," ujarnya.

Sejumlah agen pemegang mereka (APM) menyiapkan beragam layanan purnajual mobil listrik sehingga kosumen tak perlu khawatir dengan perawatan kendaraan mereka.

Tunas BMW Tebet memastikan layanan purnajual BMW i series selalu optimal dan siap menerima kedatangan BMW i3s yang akan dikirimkan kepada pelanggan pada pertengahan tahun depan.

Branch Manager BMW Tunas Tebet Herwin mengatakan bahwa BMW Tunas Tebet adalah satu-satunya dealer BMW di Jakarta yang memiliki fasilitas servis dan layanan purnajual lainnya bagi mobil listrik BMW.

"Karena kami sudah dealer i series maka dipastikan baik mekanik dan tools untuk kebutuhan [purnajual] mobil listrik sudah siap," ujarnya di Jakarta pekan lalu.

Tidak hanya BMW, Mitsubishi yang telah memasarkan mobil listrik berjenis plug in hybrid yakni Outlander PHEV juga telah memastikan ada 14 dealer yang melayani penjualan dan purnajual kendaraan tersebut.

Boediarto, Head of Technical Service & CS Support Departement MMKSI mengatakan bahwa pemilihan 14 dealer tersebut akan dipasang charging station dan dipastikan kesiapan teknisinya. Dealer juga bakal dilengkapi dengan fasilitas untuk mendeteksi kesehatan baterai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top