Mobil Multi Segmen Jadi Andalan Produsen Gaet Konsumen

Makin banyak kendaraan yang masuk di beberapa kelas, sehingga memiliki banyak kompetitor. Strategi ini diharapkan bakal meraup banyak penjualan karena pasar yang lebih luas.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 12 Agustus 2019  |  11:06 WIB
Mobil Multi Segmen Jadi Andalan Produsen Gaet Konsumen
Mitsubishi Xpander di IIMS 2019. - BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – Makin banyak kendaraan yang masuk di beberapa kelas, sehingga memiliki banyak kompetitor. Strategi ini diharapkan bakal meraup banyak penjualan karena pasar yang lebih luas.

Mitsubishi Xpander dan Renault Triber misalnya, digadang-gadang mampu menggaet konsumen di beberapa kelas sekaligus.

Xpander yang menjadi tulang punggung penjualan Mitsubishi dipercaya berhasil mengambil hati konsumen di kelas low multipurpose vehicle (LMPV) dan low sport utility vehicle (LSUV).

Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMPKSI) Irwan Kuncoro mengatakan bahwa Xpander adalah pilihan tepat bagi konsumen yang menginginkan produk MPV tetapi dengan cita rasa SUV.

"Xpander walaupun masuk ke segmen MPV tetapi taste-nya SUV," ujarnya kepada Bisnis belum lama ini.

Dari sisi persaingan, Mitsubishi Xpander adalah pesaing utama Toyota Avanza yang lebih dulu menjadi penguasa pasar di kelas LMPV. Pada semester pertama tahun ini, menurut catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Avanza masih menjadi kendaraan paling banyak dikirimkan pabrik ke dealer yakni 39.815 unit. Adapun Xpander terus membuntuti dengan pengiriman sebanyak 32.815 unit.

Hal serupa juga terjadi pada Renault Triber yang diklaim mampu mengakomodasi kebutuhan konsumen pada kendaraan serba guna tetapi dalam kubikasi mesin dan harga berada di kelas LCGC (low cost green car) serta desain bodi yang mirip city car.

COO dari Maxindo Renault Indonesia, Davy J. Tuilan mengatakan Triber yang dibekali mesin 1.000 cc, bisa masuk ke banyak segmen, mulai dari LCGC (low cost green car), mobil serba guna hingga hatchback.

"Renault Triber ini bisa diterima di hampir semua segmen besar di industri otomotif Indonesia," ujarnya.

Meluncur pertama kali di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, SPK (surat pemesanan kendaraan) yang diperoleh Renault untuk model ini mencapai 1.033 unit atau yang paling laris dibandingkan produk Renault lainnya. Melihat animo penerimaan masyarakat yang sangat baik, Davy pun optimistis Triber bisa menjadi tulang punggung penjualan Renault ke depannya.

Bahkan, melihat spesifikasi dan keunggulan produk ini, kata Davy, tidak menutup kemungkinan perluasan pasar Triber bisa menjangkau perusahaan taksi daring yang membutuhkan kendaraan dengan biaya kepemilikan murah tetapi mampu memberikan daya tampung penumpang dan barang yang mumpuni.

Maxindo Group Indonesia pun telah menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia di mana Renault Triber menjadi salah satu produk yang digunakan Garuda dalam operasionalnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri otomotif

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top