Tren Almaz Makin Positif, Conferro Masih Penopang Penjualan Wuling

Dalam empat bulan pertama tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Wuling Motors berhasil memasarkan 4.286 unit atau berkontribusi 1,3% dari total penjualan (wholesales) 337.892 unit.
Aprianus Doni Tolok | 21 Mei 2019 19:35 WIB
Pengunjung mengamati mobil baru yang dipamerkan di pusat perbelanjaan di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam empat bulan pertama tahun ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Wuling Motors berhasil memasarkan 4.286 unit atau berkontribusi 1,3% dari total penjualan (wholesales) 337.892 unit.

Capaian tersebut cukup mengantarkan Wuling yang belum genap dua tahun masuk ke pasar otomotif Indonesia masuk 10 besar merek dengan penjualan terbesar. Namun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut turun sekitar 17,8% atau 930 unit.

Brand Manager Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan, capaian penjualan dalam bulan pertama tersebut masih cukup positif dengan Conferro sebagai tulang punggung kemudian disusul Cortez dan Almaz.

Namun, dia menggarisbawahi penjualan Almaz yang melebihi ekspektasi. "Kalau dilihat keseluruhan, tren penjualan Almaz semakin baik. SPK [surat pemesanan kendaraan] semakin naik," ujarnya di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Wuling Almaz diketahui sudah dipesan sekitar 1.500 unit sejak diluncurkan pada Februari lalu.

Hasil yang kurang menggembirakan justru dialami merek China lainnya yakni DFSK. Data Gaikindo menunjukkan merek yang bekerja sama dengan penyanyi pop Agnez Mo sebagai brand ambassador ini hanya berhasil menjual 738 unit sejak Januari hingga April 2019.

Namun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah tersebut meningkat signifikan. Selama empat bulan pertama 2018, DFSK hanya mencatatkan penjualan sebanyak 255 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Wuling Motors

Editor : Fatkhul Maskur
KOMENTAR


0 Komentar
Urut berdasarkan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top